Sampah Menumpuk Jadi Momok di Pasar Barabai

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 10:06 WIB
BERSIH-BERSIH: Aksi bersih-bersih sampah di Pasar Tradisional Barabai, Jumat (4/9/2026). (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin).
BERSIH-BERSIH: Aksi bersih-bersih sampah di Pasar Tradisional Barabai, Jumat (4/9/2026). (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin).

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Barabai – Persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah di kawasan Pasar Agrobisnis Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). 

Kondisi tersebut kembali menjadi perhatian setelah personel TNI bersama sejumlah pihak turun langsung melakukan aksi bersih-bersih, Jumat (4/9/2026).

Gerakan peduli sampah yang digelar Kodim 1002/HST itu melibatkan personel TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dinas Perdagangan serta sejumlah unsur lainnya.

Sampah di kawasan pasar menjadi persoalan yang tidak mudah ditangani. Aktivitas perdagangan yang berlangsung setiap hari membuat produksi sampah terus bertambah.

Pasiterdim 1002/HST Kapten Inf Subhan mengatakan, persoalan kebersihan tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak.

Menurutnya, pasar menjadi salah satu lokasi yang membutuhkan perhatian serius karena menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus menghasilkan sampah setiap hari.

“Yang lebih penting adalah membangun kesadaran agar kebersihan dapat dijaga secara terus-menerus,” ujarnya.

Ia berharap aksi bersih-bersih tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan sesaat. Kesadaran pedagang maupun pengunjung dinilai menjadi kunci agar persoalan sampah di kawasan pasar tidak terus berulang.

Kepala Dinas Perdagangan HST Irfan Sunarko juga mengakui sampah masih menjadi tantangan dalam menciptakan kawasan pasar yang bersih dan nyaman.

“Masalah kebersihan dan sampah menjadi momok yang harus diatasi dengan adanya kepedulian dan kesadaran para pedagang,” katanya.

Ia mengapresiasi keterlibatan TNI dan unsur lainnya dalam gerakan peduli sampah tersebut.
Menurut Irfan, kegiatan itu diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian bersama, terutama dari para pedagang yang sehari-hari beraktivitas di kawasan pasar.

“Harapannya, ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan lingkungan pasar yang bersih dan nyaman untuk kita semua,” pungkasnya.

Editor : Arif Subekti
persoalan sampah pekerjaan rumah pasar agribisnis barabai hulu sungai tengah