Air Bersih Dikeluhkan Warga Kotabaru, Kali Ini di Pembibitan, Masuk Jadwal tapi Air Tak Mengalir

Jumain Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 14:26 WIB
MENGELUH: Warga Jalan Pembibitan Kompleks Silver saat mendatangi kantor PDAM Kotabaru untuk menyampaikan keluhan terkait distribusi air bersih yang tak mengalir.
Foto: Foto Foto status WhatsApp Karyawan PDAM Kotabaru. 
MENGELUH: Warga Jalan Pembibitan Kompleks Silver saat mendatangi kantor PDAM Kotabaru untuk menyampaikan keluhan terkait distribusi air bersih yang tak mengalir. Foto: Foto Foto status WhatsApp Karyawan PDAM Kotabaru. 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabaru – Persoalan distribusi air bersih kembali dikeluhkan warga Kabupaten Kotabaru. Kali ini, giliran warga Jalan Pembibitan, Kompleks Silver, yang mempertanyakan layanan air bersih kepada PDAM Kotabaru, Rabu (2/9).

Warga bahkan mendatangi langsung kantor PDAM Kotabaru untuk menyampaikan keluhan mereka kemarin Selasa (1/9). Sebab, meski kawasan tersebut sudah masuk dalam jadwal penggiliran distribusi air, air bersih tak kunjung mengalir ke rumah pelanggan.

Kedatangan warga dipimpin langsung Ketua RT 21, Agus, bersama sejumlah warga. Mereka ingin mendapatkan kepastian terkait kondisi distribusi air sekaligus mempertanyakan mengapa air belum mengalir sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Keluhan tersebut menjadi perhatian lantaran kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Apalagi, warga sudah menunggu sesuai jadwal penggiliran yang diinformasikan oleh pihak PDAM.

Edwin, salah satu warga, kepada Radar Banjarmasin mengatakan, kedatangan warga ke kantor PDAM dilakukan untuk menyampaikan secara langsung persoalan yang mereka alami.

Warga berharap ada penjelasan yang jelas mengenai penyebab air tidak mengalir meski wilayah mereka telah memasuki jadwal pendistribusian.

“Warga datang ke PDAM kemarin dipimpin langsung oleh Bapak RT 21, Bapak Agus, bersama beberapa warga,” kata Edwin.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Radar Banjarmasin mengkonfirmasi pihak PDAM Kotabaru untuk mengetahui penyebab distribusi air di kawasan Jalan Pembibitan belum berjalan sebagaimana yang diharapkan pelanggan.

Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Kotabaru, H Suriansyah, membenarkan bahwa kawasan tersebut memang telah masuk dalam jadwal penggiliran distribusi air.

Namun, persoalan di lapangan tidak semata-mata berkaitan dengan jadwal. Menurutnya, penggiliran distribusi air yang berlangsung cukup lama untuk wilayah layanan IPA Gunung Ulin berdampak terhadap kondisi jaringan pipa distribusi.

“Sudah sesuai jadwal dan tanggal penggiliran, tetapi air tidak mengalir,” jelas Suriansyah.

Ia menjelaskan, penggiliran air yang dilakukan hampir selama satu pekan untuk wilayah layanan IPA Gunung Ulin menyebabkan terjadinya kekosongan air pada pipa distribusi.

Kekosongan pada jaringan tersebut kemudian berdampak terhadap proses pendistribusian air ketika pasokan kembali dialirkan.

Dengan kondisi tersebut, tidak semua pelanggan bisa langsung merasakan aliran air meski secara jadwal wilayahnya sudah memasuki waktu penggiliran.

“Karena jadwal penggiliran hampir satu minggu untuk wilayah layanan IPA Gunung Ulin menyebabkan kekosongan air pada pipa distribusi sehingga sangat berdampak terhadap pendistribusian air ke pelanggan,” terangnya.

Persoalan kekosongan pada jaringan distribusi tersebut menjadi salah satu kendala yang kini sedang ditangani PDAM Kotabaru.

Suriansyah mengatakan, pihaknya tidak tinggal diam. Tim PDAM Kotabaru masih melakukan berbagai upaya untuk menormalkan kembali distribusi air ke pelanggan.

“Saat ini tim PDAM masih melakukan kegiatan penormalan distribusi air,” ujarnya.

Dengan adanya proses penormalan tersebut, pelanggan diharapkan dapat kembali menerima aliran air secara bertahap.

Meski demikian, bagi warga, persoalan air bersih bukan perkara sepele. Air menjadi kebutuhan sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga aktivitas lainnya.

Karena itu, ketika air tidak mengalir sesuai jadwal, masyarakat tentu harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Keluhan warga Jalan Pembibitan ini sekaligus menambah daftar persoalan distribusi air bersih yang masih menjadi perhatian masyarakat Kotabaru.

Sistem penggiliran memang menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk mengatasi keterbatasan pasokan. 

Namun di sisi lain, masyarakat juga membutuhkan kepastian mengenai kapan air benar-benar mengalir ke rumah mereka.

Warga tentu berharap penggiliran tidak hanya sebatas jadwal di atas kertas. Ketika sudah memasuki jadwal distribusi, pelanggan berharap air benar-benar bisa diterima, atau setidaknya ada informasi yang jelas apabila terjadi kendala di lapangan.

Editor : Arif Subekti
Kotabaru tak mengalir air bersih distribusi PDAM