Percepat Penanganan Karhutla di Guntung Damar, H Muhidin Cek Langsung Saluran Irigasi di Cindai Alus

admin • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:36 WIB
KE LAPANGAN: H Muhidin saat mengecek langsung kondisi sumber air di Cindai Alus untuk penanganan pemadaman karhutla di Guntung Damar, Banjarbaru, Senin (24/8/2026).(Foto: Biro Adpim Pemprov Kalsel)
KE LAPANGAN: H Muhidin saat mengecek langsung kondisi sumber air di Cindai Alus untuk penanganan pemadaman karhutla di Guntung Damar, Banjarbaru, Senin (24/8/2026).(Foto: Naimah Mahmudah/ Biro Adpim Pemprov Kalsel)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU — Gubernur Kalsel H Muhidin memastikan pasokan air untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Guntung Damar, Landasan Ulin, Banjarbaru yang menjadi perhatian karena berada di wilayah ring satu dan berdekatan dengan Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Setelah lebih dari sepekan tim gabungan berjibaku memadamkan titik api, H Muhidin turun langsung meninjau kondisi saluran air di kawasan Irigasi Cindai Alus, Kabupaten Banjar, Senin (24/8/2026) petang.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan aliran air dari saluran tersebut dapat berjalan lancar, hingga ke lokasi kebakaran.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mencari solusi atas mulai berkurangnya pasokan air di lapangan, sehingga proses pemadaman di Guntung Damar dapat terus dilakukan secara optimal. “Kita memastikan airnya tersedia dan bisa mengalir ke lokasi kebakaran,” ujar H Muhidin.

Menurut H Muhidin, pasokan air mulai menjadi kendala setelah penanganan berlangsung lebih dari sepekan. Karena itu, kondisi saluran harus segera diperiksa dan dibenahi agar distribusi air tetap berjalan. “Sekarang air mulai berkurang, jadi salurannya harus kita cek,” katanya.

Untuk memastikan ketersediaan air, H Muhidin bersama tim melakukan pengecekan di kawasan Irigasi Cindai Alus. Sementara, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq meninjau debit air di kawasan Riam Kanan. “Pak Hanif mengecek debit di Riam Kanan, kami mengecek saluran di sini,” jelasnya.

Selain itu, Muhidin menjelaskan dari Hasil pantauan menunjukkan saluran yang masih baik baru sekitar 150 meter. Sementara lebih dari satu kilometer saluran lainnya perlu dibersihkan. “Besok kita bersihkan bersama-sama, targetnya selesai satu hari,” ungkap Muhidin.

Air dari saluran tersebut nantinya akan dialirkan menuju embung di bagian tengah kawasan. Dari embung, air akan dipompa menuju lokasi kebakaran di Guntung Damar. “Air kita alirkan ke embung, kemudian dipompa ke titik api,” terangnya.

H Muhidin menilai pola tersebut lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan mobil tangki karena kapasitas air terbatas dan membutuhkan waktu untuk melakukan pengisian, serta pengangkutan.

Lebih lanjut, H Muhidin menjelaskan untuk mendukung distribusi air, Pemprov Kalsel juga telah menyiapkan mesin pompa.

Dari total 300 pompa yang dibagikan, sebanyak 200 pompa tambahan telah diterima sehari sebelumnya. “Kita sudah mendapat tambahan 200 pompa,” kata Muhidin.

Dengan pembenahan saluran dan dukungan mesin pompa, H Muhidin memastikan upaya pemadaman terus diarahkan pada pemenuhan kebutuhan air di lokasi. Evaluasi hasil pekerjaan juga akan dilakukan setelah pembersihan saluran selesai. “Fokus kita sekarang memastikan air sampai ke Guntung Damar,” pungkasnya.

Didampingi Wakil Gubernur Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman dan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Juga, Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari, Brigadir Jenderal TNI Ilham Yunus dan Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Syamsuddin Noor, Kolonel Pnb Hilman LP Ambarita, beserta jajaran Forkopimda Kalsel, Sekretaris Daerah Kalsel, H Muhammad Syarifuddin, serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan jajaran, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III dan pihak terkait lainnya. (rfq/adpim)

Editor : Fauzan Ridhani
Guntung Damar Banjarbaru penanganan karhutla banjarbaru Bandara Internasional Syamsudin Noor Gubernur Kalsel H Muhidin