Hujan Deras Mengguyur Balangan, Diduga Imbas Modifikasi Cuaca Kaltim-Kalteng

M Dirga • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 18:37 WIB

HUJAN DERAS: Tangkapan layar video hujan deras di Kecamatan Halong yang disertai angin kencang, Senin (24/8) sore. (Foto: Istimewa/Radar Banjarmasin)
HUJAN DERAS: Tangkapan layar video hujan deras di Kecamatan Halong yang disertai angin kencang, Senin (24/8) sore. (Foto: Istimewa/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN – Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Balangan, Senin (24/8) sore. Hujan yang turun di tengah puncak musim kemarau tersebut diduga berkaitan dengan operasi modifikasi cuaca di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan H Rahmi mengatakan, kondisi tutupan awan di Kalimantan Selatan saat ini masih tipis sehingga belum memenuhi syarat teknis untuk dilakukan modifikasi cuaca secara mandiri.

“Saat ini memang digencarkan modifikasi cuaca di Kalteng dan Kaltim. Kemungkinan besar karena kita dan Tabalong berbatasan langsung dengan Kaltim, ini merupakan dampak operasi dari sana,” kata Rahmi.

Diharapkan Tekan 656 Hotspot

Hujan tersebut menjadi angin segar bagi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Balangan. Rahmi berharap guyuran hujan dapat membasahi kembali lahan yang kering sekaligus menekan jumlah titik panas.

Hingga saat ini, tercatat 656 titik panas di wilayah Balangan.

“Harapan kita dengan turunnya hujan ini bisa menurunkan tensi titik panas, mendinginkan lahan-lahan kita yang tadinya kering agar basah kembali,” tambahnya.

Meski demikian, Rahmi mengingatkan masyarakat tetap waspada, terutama saat membuang puntung rokok maupun ketika melakukan pembakaran sampah.

Angin Kencang Rusak Bangunan

Di tengah manfaat hujan untuk mendinginkan lahan, cuaca ekstrem juga menimbulkan insiden di Kecamatan Halong. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan bangunan warga mengalami kerusakan.

Kepala Desa Halong Ruslani membenarkan adanya kerusakan akibat terjangan angin kencang tersebut.

“Beberapa pohon bertumbangan dan merobohkan atap teras rumah warga. Tim di lapangan masih mendata kerusakan akibat angin kencang,” jelas Ruslani.

Pemerintah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. Warga yang tinggal di dekat pohon besar, tiang listrik, atau bangunan dengan konstruksi rapuh diminta lebih berhati-hati.

Masyarakat juga diimbau menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan deras dan angin kencang kembali melanda.(*)

Editor : M. Ramli Arisno
modifikasi cuaca Kaltim modifikasi cuaca Kalteng hotspot Kabupaten Balangan angin kencang Halong Hujan deras Balangan