RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel 2029. Salah satu dukungan yang disiapkan ialah pemanfaatan teknologi untuk membantu memastikan pertandingan berjalan akurat dan transparan.
Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) HSU menjadi salah satu perangkat daerah yang mengambil peran dalam persiapan tersebut.
Perangkat teknologi pendukung pertandingan disiapkan, termasuk sistem yang memiliki fungsi serupa Video Assistant Referee (VAR).
Uji penerapan teknologi tersebut terlihat pada lomba dayung perahu naga dan perahu tradisional yang digelar di Amuntai, 22–23 Agustus 2026.
Pada perlombaan tersebut, Diskominfosandi HSU menyiagakan sejumlah perangkat di garis finis. Di antaranya kamera beresolusi tinggi, video mixer, serta monitor pemantau.
Perangkat tersebut digunakan untuk membantu proses penentuan pemenang, terutama ketika jarak antarpeserta sangat tipis saat mencapai garis finis.
Dengan dukungan rekaman visual, hasil perlombaan dapat diperiksa secara lebih akurat sehingga proses penentuan pemenang berlangsung transparan.
Tak hanya mendukung panitia di lokasi, teknologi tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan akses tontonan kepada masyarakat.
Warga yang tidak dapat hadir langsung tetap bisa mengikuti jalannya perlombaan secara waktu nyata melalui siaran langsung di kanal media sosial resmi Media Center Pemkab HSU.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati HSU sekaligus Ketua KONI HSU, Hero Setiawan.
Hero menilai kesiapan teknologi sejak jauh hari menjadi bagian penting dalam mendukung HSU sebagai tuan rumah Porprov Kalsel 2029.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Diskominfosandi HSU yang telah menyiapkan berbagai perangkat teknologi pendukung dari sekarang demi suksesnya Porprov 2029 nanti,” ujar Hero, Minggu (23/8/2026).
Menurut Hero, pengalaman dalam penyelenggaraan lomba dayung dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus persiapan menuju ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Pemanfaatan teknologi, lanjut dia, diharapkan tidak hanya meningkatkan akurasi hasil pertandingan, tetapi juga memberikan pengalaman penyelenggaraan yang lebih profesional.
Persiapan lebih awal juga dinilai penting agar berbagai perangkat dan sistem pendukung dapat diuji serta disempurnakan sebelum Porprov Kalsel 2029 digelar.
Dengan demikian, HSU tidak hanya dituntut siap dari sisi venue dan pertandingan, tetapi juga dari aspek teknologi informasi dan publikasi.
Teknologi disiapkan sejak sekarang. Targetnya, pelaksanaan Porprov 2029 di HSU berjalan akurat, transparan, dan semakin profesional.
Editor : Fauzan Ridhani