Hadapi Ancaman Kabut Asap, Pemkab HSU Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:58 WIB
DI LAPANGAN: Bupati HSU, H Sahrujani bersama jajaran TNI dan Polri saat meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang.
DI LAPANGAN: Bupati HSU, H Sahrujani bersama jajaran TNI dan Polri saat meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mendapat perhatian serius Pemerintah Daerah. Berbagai unsur dikerahkan untuk memastikan setiap kejadian dapat segera ditangani dan tidak meluas.

Hal itu terlihat saat Bupati dan Wakil Bupati HSU, H Sahrujani dan Hero Setiawan, Dandim 1001/HSU-Balangan Letkol Inf Edra Retno dan Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, turun langsung menindaklanjuti karhutla di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang.

Penanganan karhutla tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat.

H Sahrujani mengatakan sinergi lintas sektor sangat penting dalam menghadapi karhutla, terlebih kondisi cuaca dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

“Yang paling penting adalah bagaimana api dapat segera ditangani dan masyarakat tetap aman,” kata Bupati Jumat (21/8/2026). 

Selain mengoptimalkan penanganan di lapangan, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama yang berkaitan dengan penggunaan api di kawasan rawan.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditindaklanjuti sedini mungkin oleh petugas.

Menurut Sahrujani, pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah. Peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran yang dapat berdampak terhadap kesehatan, keselamatan, serta lingkungan.

Pemkab HSU memastikan upaya pencegahan dan penanganan karhutla akan terus dilakukan secara terpadu. Pemerintah bersama TNI dan Polri juga berkomitmen hadir langsung ketika terjadi kebakaran untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Dengan kolaborasi seluruh pihak, Pemkab HSU berharap potensi karhutla dapat ditekan dan masyarakat tetap terlindungi dari dampak kebakaran hutan dan lahan.

Editor : Fauzan Ridhani
karhutla Sahrujani Amuntai Pemkab HSU Kabupaten Hulu Sungai Utara