RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KOTABARU — Setelah lama berdiri, namun belum maksimal karena keterbatasan sarana dan prasarana, Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Kelumpang Hilir akhirnya resmi dioperasikan, Kamis (20/8/2026).
Peresmian berlangsung di Pos Damkar Sektor Kelumpang Hilir yang ada di Desa Tegalrejo dan dihadiri Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis bersama Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti.
Turut hadir Tenaga Ahli Bupati Kotabaru, Tri Widodo dan Camat Kelumpang Hilir. Juga, Kapolsek Kelumpang Hilir, para Kepala Desa, serta sejumlah perwakilan perusahaan,
Peresmian ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kotabaru memperluas jangkauan pelayanan pemadam kebakaran hingga ke wilayah kecamatan.
Saat peresmian Kepala Satpol PP dan Damkar Kotabaru, Yudi Ridhani dalam sambutannya mengatakan Pos Damkar Kelumpang Hilir sebenarnya telah dibangun sejak 2017. Namun, keterbatasan sarana dan prasarana membuat keberadaannya belum dapat berfungsi secara maksimal.
“Dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Daerah serta perintah langsung Bupati dan Wakil Bupati, sekarang pos ini bisa kita aktifkan,” ujar Yudi dalam sambutannya.
Menurutnya, keberadaan pos sektor sangat penting mengingat luas wilayah Kotabaru yang membuat penanganan kebakaran membutuhkan respons cepat dan tidak hanya mengandalkan posko induk.
Saat ini, operasional Pos Damkar Kelumpang Hilir bahkan telah berjalan sekitar dua pekan sebelum peresmian. Petugas juga telah melakukan uji operasional pada malam minggu untuk memastikan kesiapan pelayanan. “Kita bekerja lebih dahulu, kemudian hari ini baru diresmikan,” katanya.
Yudi menambahkan pihaknya juga telah merekrut putra asli Kelumpang Hilir untuk memperkuat personel di sektor tersebut. Sementara dukungan komando dan sumber daya lainnya masih dibantu dari posko induk.
Ke depan, Satpol PP dan Damkar Kotabaru mengusulkan pembentukan empat pos sektor baru. Wilayah yang menjadi prioritas antara lain Pulau Laut Timur, Pulau Laut Utara, Kelumpang Barat dan Pamukan Barat.
“Kami berharap sektor Kelumpang Hilir ini maksimal dalam memberikan pelayanan publik. Sekaligus memberitahu masyarakat bahwa sekarang sudah ada pemadam kebakaran di Kelumpang Hilir,” tuturnya.
Meski telah diresmikan, Yudi mengakui masih ada sejumlah kebutuhan yang harus dibenahi. Listrik telah tersedia dan kebutuhan air menjadi salah satu perhatian untuk menunjang operasional petugas.
Karena itu, pihaknya berharap dukungan Pemkab Kotabaru dan perusahaan tetap berlanjut, terutama untuk memenuhi kebutuhan operasional dan sarana prasarana.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mengapresiasi jajaran Satpol PP dan Damkar yang mengaktifkan kembali pelayanan pemadam kebakaran di Kelumpang Hilir.
Menurut Syairi, kondisi geografis Kotabaru yang memiliki wilayah sangat luas membuat keberadaan pos Damkar di setiap kecamatan menjadi kebutuhan penting.
“Kita ingin satu kecamatan ada satu pemadam kebakaran. Paling tidak pada 2027 ada empat sektor yang kita aktifkan,” kata Syairi.
Selain wilayah daratan, pemerintah daerah juga akan memperhatikan kawasan kepulauan seperti Pulau Laut Selatan, Pulau Laut Timur dan Sebuku.
Syairi menilai keberadaan pos sektor akan mempercepat respons ketika terjadi kebakaran, terlebih saat ini memasuki musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran, termasuk kebakaran hutan dan lahan.
Ia meminta pemerintah kecamatan dan desa tidak berhenti melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran.
“Kita berharap ini memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya Pemkab Kotabaru agar pelayanan semakin cepat dan responsif. Mari kita ciptakan lingkungan yang aman dan tanggap terhadap bencana,” ujarnya.
Dengan mengucapkan basmalah, Syairi kemudian meresmikan Pos Damkar Sektor Kelumpang Hilir. Peresmian tersebut menandai dimulainya pelayanan Damkar yang lebih dekat dengan masyarakat di wilayah Kelumpang Hilir.
Editor : Fauzan Ridhani