Kemarau Panjang Picu Serangan Hama, Petani Cabai Balangan Terancam Gagal Panen

M Dirga • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:23 WIB
SERANGAN HAMA: Kondisi lahan perkebunan cabai di Kabupaten Balangan yang terancam gagal panen akibat serangan hama trips dan kutu kebul selama musim kemarau.
SERANGAN HAMA: Kondisi lahan perkebunan cabai di Kabupaten Balangan yang terancam gagal panen akibat serangan hama trips dan kutu kebul selama musim kemarau.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Musim kemarau mulai menjadi ancaman serius bagi petani cabai di Kabupaten Balangan. Populasi trips dan kutu kebul meningkat, membuat tanaman lebih rentan rusak hingga berujung gagal panen.

Cuaca kering dan suhu tinggi menjadi kondisi yang mendukung perkembangbiakan kedua hama penghisap cairan daun tersebut. Serangannya dapat merusak jaringan daun, menghambat pertumbuhan, hingga mengganggu proses pembuahan tanaman cabai.

Petani cabai di Balangan, Su'aib, mengatakan serangan trips dan kutu kebul meningkat selama kemarau. Kondisi itu membuat petani harus lebih sering memantau tanaman.

“Musim kemarau ini memang banyak sekali trips dan kutu kebul. Tanaman harus sering diperiksa supaya kalau ada serangan bisa cepat ditangani,” kata Su'aib, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, penyebaran hama berlangsung cepat, terutama ketika tanaman masih dalam fase pertumbuhan. Jika terlambat ditangani, kerusakan bisa semakin parah dan mengancam hasil panen.

“Kalau terlambat sedikit saja menanganinya, ancamannya bisa fatal. Tanaman bisa rusak dan akhirnya tidak bisa panen,” ujarnya.

Serangan hama juga membuat petani harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pengendalian. Kondisi tersebut dikhawatirkan menekan keuntungan sekaligus meningkatkan risiko kerugian jika tanaman gagal menghasilkan.

Karena itu, petani berharap Pemkab Balangan melalui Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) meningkatkan pendampingan, khususnya dalam penanganan hama dan penyakit tanaman.

“Kami berharap PPL bisa terus mendampingi petani, terutama dalam menangani hama dan penyakit tanaman agar serangan tidak semakin meluas,” pungkas Su'aib.

Editor : Eddy Hardiyanto
serangan hama gagal panen Balangan kemarau Cabai