Perkuat Peran Keluarga, Cegah Stunting Lewat Kesehatan Gigi Anak

Nurhidayat • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 14:29 WIB
MOMEN: Dosen dan mahasiswa Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin bersama anak, guru, dan orang tua TK Al Amin usai kegiatan edukasi kesehatan gigi.
MOMEN: Dosen dan mahasiswa Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin bersama anak, guru, dan orang tua TK Al Amin usai kegiatan edukasi kesehatan gigi.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Martapura — Upaya mencegah stunting tidak hanya dilakukan melalui pemenuhan gizi, tetapi juga dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sejak usia dini. Hal ini menjadi perhatian Dosen Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di TK Al Amin Kabupaten Banjar.

Kegiatan yang berlangsung di TK Al Amin, Jalan Taruna Bakti Komp. Graha Anjungan Mahatama No. 32–33, Desa Sungai Sipai, Martapura, tersebut diikuti 92 anak, orang tua, serta seluruh guru TK.

Kegiatan diketuai Isnawati, S.ST., M.Kes., bersama anggota tim Bunga Nurwati, S.Kp.G., M.Kes. dan Rahmaisynta P.R., S.ST., M.Tr.Kes. Pelaksanaan PkM juga melibatkan mahasiswa Program Studi Terapi Gigi.

"Edukasi kami berikan untuk meningkatkan pemahaman keluarga, guru, dan anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Pendekatan disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini agar materi dapat diterima secara mudah dan menyenangkan," ucap Isnawati.

Anak-anak juga didorong untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Sementara itu, guru dilibatkan untuk membantu membentuk perilaku hidup sehat anak selama berada di lingkungan sekolah.

Peran keluarga menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Sebab, kebiasaan anak dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat dipengaruhi oleh pendampingan orang tua di rumah.

Orang tua diharapkan aktif membimbing anak membersihkan gigi, mengawasi kebiasaan makan dan minum, serta mendorong pemeriksaan gigi secara berkala.

Kesehatan gigi dan mulut turut berkaitan dengan tumbuh kembang anak. Masalah pada gigi dan mulut dapat mengganggu kenyamanan saat makan, memengaruhi asupan makanan, hingga berdampak pada kualitas hidup anak.

Karena itu, penguatan upaya promotif dan preventif sejak usia dini dinilai penting sebagai bagian dari dukungan terhadap tumbuh kembang anak sekaligus upaya pencegahan stunting.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa Program Studi Terapi Gigi untuk menerapkan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Mereka mendapatkan pengalaman berkomunikasi dengan anak usia dini serta memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan tersebut, saya berharap Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin dapat besinergi antara perguruan tinggi, sekolah, guru, keluarga, dan mahasiswa dapat terus diperkuat,"" ungkapnya.

Dengan keterlibatan keluarga yang semakin aktif, kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut diharapkan terbentuk sejak dini sehingga mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan anak secara optimal serta menjadi bagian dari upaya bersama mencegah stunting di Kabupaten Banjar.

Editor : Nurhidayat
Pengabdian kepada masyarakat Martapura Kabupaten Banjar Poltekkes Kemenkes Banjarmasin kesehatan gigi dan mulut