BKPSDM Tabalong Dapat Limpahan CPNS, Tiga Wanita Lulusan IPDN

Ibnu Dwi Wahyudi • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:31 WIB
FOTO BERSAMA: Kepala BKPSDM Tabalong Fauzan berpose bersama tiga lulusan IPDN yang dinyatakan lulus CPNS.
FOTO BERSAMA: Kepala BKPSDM Tabalong Fauzan berpose bersama tiga lulusan IPDN yang dinyatakan lulus CPNS.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG -  Tiga perempuan asal Kabupaten Tabalong berhasil diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2026. Ketiganya merupakan lulusan SMAN 1 Tanjung dan dalam waktu dekat akan menerima nomor induk pegawai (NIP).

Ketiga perempuan tersebut yakni Nadya Alifa Rizkyani, Salsabila Puteri Wiyasa, dan Syeravany Ratri Bayu Putri.

Ketiganya berhasil lolos seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sekitar empat tahun lalu, saat masih berstatus pelajar SMA sederajat.

Tiga Kuota Kalsel, Semuanya dari Tabalong

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabalong, Fauzan, mengatakan ketiganya memenuhi ketentuan sebagai putra-putri daerah.

Mereka tercatat sebagai warga Tabalong berdasarkan akta kelahiran. Selain itu, orang tua ketiganya juga merupakan warga yang lahir di Tabalong.

“Asal sekolah dan kelahiran mereka semua di Tabalong,” jelas Fauzan, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, ketiga perempuan tersebut sebelumnya mengikuti seleksi IPDN yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Informasi dan sosialisasi seleksi bahkan disampaikan langsung di sekolah mereka.

“Se-Kalsel diberi kuota sebanyak tiga orang, dan yang terpilih semuanya perempuan,” jelasnya.

Menariknya, seluruh kuota IPDN untuk Kalimantan Selatan tersebut tahun itu berhasil diisi oleh tiga putri asal Tabalong.

Lulusan IPDN Dikembalikan ke Daerah Asal

Setelah menyelesaikan pendidikan di IPDN, ketiganya kini masuk dalam proses pengangkatan sebagai CPNS.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, lulusan IPDN perempuan akan dikembalikan ke daerah asal tempat mereka mendaftar.

Karena itu, ketiganya nantinya ditempatkan sebagai CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong.

Namun, hingga saat ini BKPSDM Tabalong masih menunggu penerbitan NIP dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Karena NIP belum ada, kami belum tahu di SKPD mana mereka ditempatkan bekerja. Jadi kami masih menunggu,” ujarnya.

Setelah NIP diterbitkan, penempatan masing-masing akan ditentukan sesuai kebutuhan organisasi dan ketentuan yang berlaku.

Kisah tiga lulusan SMAN 1 Tanjung ini menjadi menarik karena seluruh kuota IPDN Kalimantan Selatan yang tersedia saat itu berhasil diraih oleh putri asal satu daerah dan satu sekolah. Kini, mereka tinggal menunggu tahapan akhir sebelum resmi mengabdi sebagai aparatur sipil negara di Kabupaten Tabalong.

Editor : Eddy Hardiyanto
limpahan CPNS ipdn BKPSDM Tabalong