Warga Desa Salikung Berharap Pembangunan Jalan Desanya Selesai

Ibnu Dwi Wahyudi • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:55 WIB
PENGECORAN : Jalan Desa Salikung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong yang mulai tersentuh program pembangunan jalan. 

(Foto  : Ibnu Dwi Wahyudi /Radar Banjarmasin)
PENGECORAN : Jalan Desa Salikung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong yang mulai tersentuh program pembangunan jalan.  (Foto  : Ibnu Dwi Wahyudi /Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tanjung - Warga Desa Salikung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong sangat mengharapkan pemerintah setempat dapat menyelesaikan pembangunan jalan ke desanya. 

Selama jalan belum kelar mereka harus menikmati harga bahan pangan pokok mahal di banding wilayah Tabalong lainnya.

Harga BBM eceran yang tinggi, karena jauhnya SPBU juga menambah penderitaan mereka. 

Rusmiani, warga Desa Salikung mengatakan untuk harga sembako mahal semua. "Bawang merah harganya Rp50 ribu perkilo, bawang putih Rp45 ribu perkilo. Untuk beli BBM susah. Minyak goreng juga susah, kadang ada kadang tidak ada," katanya.

Ia mengharapkan jalan ke desanya baik, sehingga bisa berbelanja ke desa lain yang lebih murah harganya. 

Supiansyah, warga Desa Salikung lainnya, mengaku jalan yang ada sudah semakin baik dibanding dulu. Tapi masih ada yang belum selesai.

Karena masih belum rampung seluruhnya, harga barang di desanya masih mahal. "Susah membawa barang," cetusnya. 

Salah satu harga kebutuhan warga yang sangat diperlukan seperti pertalite. "Di sini Rp17 ribu per liter," katanya.

Ia mengisahkan, SPBU berjarak 15 kilometer lebih dari Desa Salikung. Untuk menjangkaunya memerlukan waktu lama. 

Pembangunan jalan di Desa Salikung sedikit demi sedikit mulai dibangun Pemkab Tabalong. 

Sebelum disentuh pengecoran, akses ke desa terpencil itu sulit dilalui. Medan berlumpur ketika musim hujan, berdebu di musim kemarau, dan kondisinya juga terjal.

Namun proyek cor beton jalan masih sebagian yang selesai, dan sebagian dalam proses pengerjaan.

Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani sangat berharap dapat menyelesaikan semua jalan di desa terpencil tersebut agar dapat membuka akses pembangunan.

"Kami perjuangjan bersama. Selambat-lambat tahun 2028 selesai semua," tegasnya. 

Editor : Arif Subekti
warga desa salikung kecamatan muara uya menyelesaikan pembangunan jalan Kabupaten Tabalong harga pangan