RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru — Penampilan X-Traordinary Band di Kalsel Expo 2026, Sabtu (16/8/2026) lalu. Menjadi salah satu panggung bagi empat talenta muda Banua untuk menunjukkan kemampuan bermusik mereka.
Dalam penampilan tersebut, X-Traordinary Band membawakan empat lagu. Salah satunya lagu daerah Kalimantan Selatan Ampar-Ampar Pisang, yang dikemas dengan aransemen musik mereka dan mendapat sambutan dari pengunjung.
Band yang beranggotakan Keira (vokal), Angger (keyboard), Irsyad (drum), dan Abbey (gitar) tersebut tampil dalam rangkaian kegiatan Expo Kalsel. Meski masih duduk di bangku SMP, keempatnya sudah memiliki pengalaman manggung di berbagai kegiatan.
Penampilan di Expo Kalsel sekaligus menjadi momentum bagi X-Traordinary Band untuk semakin memperkenalkan diri kepada masyarakat. Mereka membawa semangat bermusik sekaligus mimpi besar untuk mengharumkan nama Kalimantan Selatan di kancah musik nasional.
X-Traordinary Band terbentuk dari persahabatan sejak sekolah dasar dan kesamaan hobi dalam bermusik. Keempat personelnya merupakan anak-anak berprestasi dengan kemampuan masing-masing.
Keira, sang vokalis, merupakan siswi keturunan Jepang yang memiliki prestasi akademis. Ia beberapa kali menjuarai Olimpiade Matematika dan Sains serta meraih juara umum TKA di sekolahnya.
Bagi Keira, bernyanyi menjadi aktivitas yang membuat hidupnya semakin berwarna. Ia pun terus mengembangkan kemampuan vokalnya melalui berbagai kesempatan tampil.
Sementara Angger, pemain keyboard, dikenal sebagai siswa yang aktif dan percaya diri di atas panggung. Ia pernah menjuarai lomba Pildacil hingga tingkat nasional dan memiliki kemampuan membawakan cerita-cerita Islami.
Pengalaman tampil sudah dimiliki Angger sejak duduk di kelas I SD.
Karena itu, ia mengaku sudah terbiasa dan menikmati setiap penampilan bersama band.
Di belakang drum, ada Irsyad yang memiliki kecintaan besar terhadap musik. Tidak hanya menguasai drum, Irsyad juga gemar memainkan piano. Ia bahkan pernah serius belajar piano di salah satu sekolah musik ternama di Banjarmasin.
Adapun Abbey sebagai gitaris juga memiliki prestasi membanggakan. Pada Agustus 2026, ia terpilih sebagai Putra Bintang Musik Kalimantan Selatan 2026.
Bakat musik Abbey juga didukung sang ayah yang sebelumnya merupakan seorang gitaris. Saat ini Abbey memiliki enam koleksi gitar milik Eross Chandra, gitaris Sheila On 7, yang digunakan untuk mendukung penampilannya bersama X-Traordinary Band.
Sebelum tampil di Expo Kalsel, X-Traordinary Band juga sudah mengisi berbagai kegiatan formal maupun nonformal. Di antaranya Acara Akhirussanah SD Islam Al Azhar 37 Banjarbaru, Tapin Art Festival 2026, acara pemerintahan, private birthday party, hingga podcast bersama Kominfo Kota Banjarbaru.
Ke depan, mereka tidak ingin hanya menjadi band yang membawakan lagu milik musisi lain. X-Traordinary Band mulai mempersiapkan lagu-lagu ciptaan sendiri untuk diperkenalkan kepada masyarakat.
Keyboardis X-Traordinary Band, Angger, berharap keberadaan band tersebut dapat menjadi ruang bagi mereka untuk terus berkembang sekaligus menginspirasi anak-anak lainnya.
“Besar harapan band ini menjadi pemicu semangat anak-anak untuk selalu berkembang dan menjadi wadah untuk terus berkarya,” ujarnya.
Penampilan di Expo Kalsel menjadi bagian dari perjalanan X-Traordinary Band dalam mengasah kemampuan dan memperbanyak pengalaman di atas panggung. Dari persahabatan sejak sekolah, mereka kini mulai melangkah mengejar mimpi yang lebih besar di dunia musik.
Editor : Nurhidayat