RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin – Warga Desa Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu meminta kesempatan bekerja di kawasan pelabuhan PT Borneo Indobara (BIB) yang berada di wilayah Desa Bunati, Kecamatan Angsana.
Permintaan itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama DPRD Tanah Bumbu, Selasa (18/8/2026). Warga menilai masyarakat Sebamban Baru juga perlu mendapat manfaat ekonomi dari aktivitas perusahaan.
Terutama karena kondisi perekonomian desa berubah setelah sejumlah perusahaan yang sebelumnya menjadi sumber pekerjaan warga berhenti beroperasi.
Kepala Desa Sebamban Baru Huri Alianor mengatakan, selama aktivitas pelabuhan BIB berjalan, warga desanya belum banyak dilibatkan dalam pekerjaan di kawasan tersebut.
“Kami dilibatkan dalam masalah debu saja,” ujarnya.
Menurut dia, warga sebelumnya telah berupaya menemui pihak perusahaan dan pemerintah desa untuk membicarakan peluang kerja. Namun, upaya tersebut belum menghasilkan kesepakatan.
Mereka juga mengaitkan tuntutan tersebut dengan persoalan tapal batas antara Desa Sebamban Baru dan Desa Bunati. Ini merujuk Perbup Tanah Bumbu Nomor 14 Tahun 2025 tentang Peta Batas Desa di Wilayah Kecamatan Angsana.
Merujuk aturan itu, kata dia, aktivitas perusahaan masih bersinggungan dengan wilayah Desa Sebamban Baru. Karena itu, masyarakat menilai semestinya turut mendapat manfaat dari aktivitas ekonomi perusahaan, termasuk kesempatan kerja.
"Saya berharap ada tindakan tegas dari dewan," katanya.
Dalam rapat tersebut, pihak PT BIB dan Pemerintah Desa Bunati tidak hadir. Ketidakhadiran kedua pihak itu disorot Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, Boby Rahman. Ia mengaku kecewa karena PT BIB dan Pemerintah Desa Bunati tidak menghadiri undangan DPRD.
“Kami merasa tidak dianggap,” kata politisi dari Fraksi Gerindra itu.
Boby mengatakan, PT BIB dan Desa Bunati akan kembali diundang dalam pertemuan berikutnya. Jika kembali tidak hadir, DPRD tidak menutup kemungkinan mengambil langkah lebih tegas untuk memastikan keduanya hadir.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Tanah Bumbu dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Erwin Prasetya, meminta warga bersabar menunggu proses mediasi. Penyelesaian persoalan akan diarahkan melalui pembahasan tapal batas terlebih dahulu sebelum masuk pada tuntutan pemberdayaan tenaga kerja di pelabuhan PT BIB.
Editor : Sutrisno