RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PELAIHARI - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel), termasuk Kabupaten Tanah Laut (Tala).
Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mengurangi kenyamanan dan jarak pandang pengguna jalan serta kesehatan.
Melihat kondisi tersebut, MPAI My Darling bersama sejumlah organisasi dan komunitas menggelar aksi sosial dengan membagikan masker kepada masyarakat dan pengendara.
Sebanyak 1.500 masker dibagikan kepada pengguna jalan di depan SPBU Gunung Raja, Desa Gunung Raja, Sabtu (15/8) kemarin. Lokasi ini dipilih karena menjadi salah satu titik yang sering muncul kabut asap.
Ketua MPAI My Darling Kalsel, Muhammad Khaidir, mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang muncul akibat karhutla.
“Ini sebagai ikhtiar untuk mencegah ISPA akibat dampak asap karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan, termasuk Tala,” katanya, Minggu (16/8).
Menurutnya, pengguna jalan menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian karena beraktivitas di luar ruangan dan berpotensi terpapar asap secara langsung.
Aksi tersebut melibatkan Karang Taruna, Kecamatan Bumi Makmur, Karang Taruna Desa Gunung Raja, Forza, IKSPI Kera Sakti, Fahmi Ummi Tala, serta Pemerintah Desa Pulau Sari.
Khaidir mengatakan kegiatan serupa akan kembali dilakukan apabila kabut asap masih terjadi dan potensi karhutla masih tinggi.
“Semoga masker yang dibagikan ini dapat membantu masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar lebih terlindungi dari dampak asap,” pungkasnya. (sal).
Editor : Arief