Bupati Sahrujani Ikut Jualan di Kalsel Expo 2026, Dorong UMKM HSU Naik Kelas

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:36 WIB
HADIR: Bupati HSU, H Sahrujani turut berjualan di stan Pemkab HSU saat pembukaan Kalsel Expo 2026 di Kompleks Perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru., Rabu (12/8/2026).(Foto: Pemkab HSU) 
HADIR: Bupati HSU, H Sahrujani turut berjualan di stan Pemkab HSU saat pembukaan Kalsel Expo 2026 di Kompleks Perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru., Rabu (12/8/2026).(Foto: Pemkab HSU) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Ada pemandangan menarik dalam pembukaan Kalsel Expo 2026 di Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (12/8/2026).

Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), H Sahrujani tak sekadar datang meninjau stan daerahnya. Ia ikut berjualan di stan Pemkab HSU.

Aksi tersebut menjadi bentuk dukungan langsung terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus upaya mempromosikan produk unggulan Bumi Agung Negara Dipa.

Kalsel Expo 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Expo resmi dibuka Gubernur Kalsel H Muhidin didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj Fathul Jannah Muhidin, Wakil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman, serta Ketua BKOW Kalsel drg Ellyana Trisya Hasnuryadi.

Tahun ini, skala pameran dibuat lebih besar. Sebanyak 325 stan disiapkan, termasuk 100 stan khusus pelaku UMKM.

Kalsel Expo 2026 berlangsung hingga 18 Agustus 2026. Masyarakat dapat mengunjungi pameran setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WITA.

Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin mengatakan, Kalsel Expo bukan sekadar ajang pameran. Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk mempertemukan produk daerah, pelaku usaha, investasi, hingga peluang kerja sama.

Produk UMKM Banua pun didorong agar semakin dikenal dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Usai pembukaan, Bupati Sahrujani menyempatkan diri meninjau stan HSU. Ia melihat langsung beragam produk unggulan dan potensi daerah yang dipamerkan.

Namun, kunjungan itu tidak berhenti pada melihat-lihat produk.

Sahrujani turut mengambil bagian dengan berjualan di stan HSU. Langkah tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku UMKM yang sedang berupaya memperluas pasar.

“Ini kesempatan yang baik untuk memperkenalkan produk unggulan HSU. Kita ingin UMKM kita semakin dikenal, berkembang, dan mampu bersaing dengan daerah lain,” ujar Sahrujani.

Menurut dia, keikutsertaan HSU dalam Kalsel Expo menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Tidak hanya produk UMKM, tetapi juga ekonomi kreatif dan berbagai potensi yang dimiliki HSU.

Lebih dari itu, pameran diharapkan menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha untuk memperluas jejaring.

“Yang paling penting, kegiatan seperti ini harus memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM dan masyarakat. Kita terus mendorong produk lokal agar semakin maju dan memiliki pasar yang lebih luas,” pungkasnya.

Kalsel Expo 2026 pun menjadi etalase besar bagi produk-produk Banua. Bagi pelaku UMKM HSU, kehadiran di arena tersebut bukan sekadar kesempatan memajang produk.

Ada peluang bertemu konsumen baru. Ada kesempatan membuka jejaring usaha. Dan yang tak kalah penting, ada ruang untuk menunjukkan bahwa produk lokal HSU layak bersaing di pasar yang lebih luas.

Di tengah geliat ratusan stan yang memenuhi kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, dukungan kepala daerah kepada pelaku UMKM menjadi pesan tersendiri bahwa produk lokal tidak cukup hanya dibuat, tetapi juga harus berani diperkenalkan, dipasarkan, dan dibawa naik kelas.

Editor : Fauzan Ridhani
Kalsel Expo 2026 Sahrujani Amuntai Pemkab HSU Kabupaten Hulu Sungai Utara