Dikukuhkan Bupati, Paskibraka HSU Siap Kibarkan Merah Putih

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:24 WIB
HADIR: Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani mengukuhkan anggota Paskibraka Kabupaten HSU Tahun 2026 di Aula Idham Chalid Amuntai, Sabtu (15/8/2026) malam.(Foto:Pemkab HSU)
HADIR: Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani mengukuhkan anggota Paskibraka Kabupaten HSU Tahun 2026 di Aula Idham Chalid Amuntai, Sabtu (15/8/2026) malam.(Foto:Pemkab HSU)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Malam itu bukan sekadar seremoni. Bagi  putra-putri terbaik Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (15/8/2026) menjadi penanda dimulainya sebuah amanah besar.

Bertempat di Aula Idham Chalid Amuntai, Bupati HSU, H Sahrujani mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten HSU Tahun 2026. Mereka akan mengemban tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten HSU.

Suasana khidmat terasa sejak prosesi pengukuhan dimulai. Para anggota Paskibraka berdiri tegap di hadapan Bupati dan jajaran Pejabat Daerah. Di sisi lain, para orang tua dan wali menyaksikan dengan bangga putra-putri mereka menerima tugas kehormatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan dan Sekretaris Daerah HSU, H Adi Lesmana. Ketua TP PKK HSU, Hj Murniati Sahrujani dan Ketua GOW HSU, Mayang Melani Setiawan. Ketua DWP HSU, Hj Mislena Marangkir Lesmana, para Staf Ahli dan Asisten, seluruh Kepala SKPD. Wakil Ketua DPRD HSU, H Mawardi dan unsur Forkopimda HSU, serta orang tua dan wali anggota Paskibraka.

Bupati Sahrujani mengatakan pengukuhan menjadi momentum bersejarah bagi seluruh anggota Paskibraka. “Malam ini adalah momentum bersejarah dalam hidup kalian. Di pundak kalian tertitip amanah besar untuk mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujar Sahrujani.

Menurut dia, menjadi Paskibraka bukan perkara mudah. Mereka merupakan putra-putri pilihan yang telah melewati seleksi ketat serta menjalani latihan fisik dan mental.

Karena itu, pengukuhan tidak boleh dimaknai sebatas seremoni. Di balik prosesi tersebut terdapat ikrar kesiapan untuk menjalankan tugas sekaligus bentuk pengabdian kepada bangsa, negara, dan banua tercinta, Bumi Agung Negara Dipa.

Sahrujani pun menyampaikan apresiasi kepada para anggota Paskibraka yang telah resmi dikukuhkan. “Selamat atas dikukuhkannya adik-adik sekalian sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2026. Selamat juga kami haturkan kepada bapak, ibu dan wali sekalian yang malam ini hadir menyaksikan putra-putri terbaiknya menyandang gelar kehormatan ini,” katanya.

Bagian dari HSU Bangkit

Ada pesan lebih panjang yang diselipkan Sahrujani dalam amanatnya. Menurut dia, Paskibraka juga menjadi bagian dari semangat pembangunan HSU.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini bertepatan dengan langkah Pemerintah Kabupaten HSU mewujudkan arah baru pembangunan daerah melalui visi HSU Bangkit.

Visi tersebut diarahkan untuk mewujudkan Kabupaten HSU yang Berkeadilan, Unggul, dan Kreatif. “Adik-adik Paskibraka yang saya cintai, jadikan momentum ini sebagai bagian dari perjalanan untuk terus memberikan yang terbaik bagi daerah dan bangsa,” pesan Sahrujani.

Namun, sebelum sampai pada upacara puncak, masih ada tugas yang harus dituntaskan. Pelaksanaan pengibaran dan penurunan bendera tinggal dua hari lagi.

Bupati meminta seluruh anggota menjaga kesehatan, pola makan, waktu istirahat, serta konsentrasi. “Jaga kesehatan dan fokus. Waktu pelaksanaan tugas tinggal dua hari lagi. Jaga pola makan, istirahat yang cukup, dan pertahankan fokus serta kekompakan tim kalian hingga tugas penurunan bendera selesai dilaksanakan,” tegasnya.

Bukan Sekadar Seragam

Menjadi Paskibraka, lanjut Sahrujani, tidak berhenti ketika upacara selesai. Nilai-nilai yang diperoleh selama karantina dan pelatihan harus terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari.

Disiplin, kekompakan, tanggung jawab, dan nasionalisme diharapkan menjadi bekal para anggota Paskibraka untuk melangkah sebagai generasi penerus sekaligus calon pemimpin masa depan.

“Tanamkan jiwa nasionalisme. Jadikan nilai-nilai kedisiplinan selama masa karantina dan pelatihan sebagai modal dasar untuk menjadi pemimpin masa depan di bidang masing-masing. Jangan pernah berhenti mencintai bangsa ini dan banua HSU,” pesannya.

Bagi para Paskibraka, tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih tentu hanya berlangsung dalam hitungan menit. Namun, proses menuju momen tersebut berlangsung jauh lebih panjang.

Ada seleksi. Ada latihan. Ada disiplin. Ada lelah yang harus ditahan. Hingga akhirnya mereka berdiri tegap dengan satu amanah: memastikan Sang Merah Putih berkibar dengan sempurna pada hari kemerdekaan.

Kini, setelah resmi dikukuhkan, mereka tinggal menuntaskan satu tahap terakhir.

Membawa kehormatan HSU dalam barisan pengibar Sang Merah Putih.

Bagi para orang tua yang menyaksikan dari dekat, malam pengukuhan itu tentu menyimpan cerita sendiri. Ada rasa bangga ketika melihat anak-anak mereka mengenakan seragam Paskibraka. Ada haru karena perjuangan panjang akhirnya berbuah kepercayaan.

Dan bagi para anggota Paskibraka, Sabtu malam itu menjadi awal dari sebuah kenangan yang kemungkinan akan mereka bawa sepanjang hidup.

Sebab, suatu hari nanti ketika seragam Paskibraka telah disimpan dan masa muda mulai berganti, mereka akan mengenang satu hal dan pernah berdiri di bawah Sang Merah Putih, membawa nama HSU, pada peringatan 81 tahun Indonesia merdeka.

Editor : Fauzan Ridhani
Sahrujani Amuntai Pemkab HSU anggota paskibraka Kabupaten Hulu Sungai Utara