Anggaran Rp1,375 Miliar Digelontorkan untuk Pembangunan di Desa Awang HST

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:12 WIB
PENUTUPAN: TMMD di Desa Awang HST ditutup. Anggaran Rp1,3 miliar lebih sudah direalisasikan. (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin).
PENUTUPAN: TMMD di Desa Awang HST ditutup. Anggaran Rp1,3 miliar lebih sudah direalisasikan. (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin).

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Barabai-Anggaran sekitar Rp1,375 miliar digelontorkan untuk mendukung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Awang, Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Anggaran tersebut terdiri dari Rp1,25 miliar dari Pemerintah Kabupaten HST dan tambahan Rp125 juta dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan. Dana itu digunakan untuk membiayai berbagai sasaran pembangunan selama program berlangsung.

Setelah berjalan selama 30 hari sejak 15 Juli 2026, seluruh sasaran TMMD tersebut kini dinyatakan rampung. Penutupan kegiatan dilaksanakan Kamis (13/8/2026).

Porsi terbesar anggaran Pemkab HST diarahkan untuk peningkatan mutu jalan di Desa Awang. Jalan yang menjadi akses warga menuju kawasan pertanian dan perkebunan itu ditingkatkan menggunakan paving block.

Dalam pelaksanaannya, peningkatan mutu jalan mencapai sekitar 1.250 meter dengan lebar tiga meter, terdiri dari pemasangan paving block sepanjang 1.167 meter dan penimbunan sirtu sepanjang 83 meter.

Sebelumnya, jalan tersebut menjadi salah satu akses penting warga menuju sawah dan kebun. Kondisinya yang masih berupa jalan tanah membuat perjalanan warga, khususnya petani, lebih sulit ketika kondisi jalan licin.

Selain jalan, dukungan anggaran juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Satgas TMMD menyelesaikan rehabilitasi dua rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan satu unit musala, pembangunan satu unit MCK, serta sarana air bersih.

Tambahan dukungan Rp125 juta dari Dinas PMD Provinsi Kalsel sebelumnya memang diarahkan untuk sejumlah sasaran tambahan, seperti bedah rumah, renovasi musala, pembangunan MCK dan sarana mandi anak balita.

Tidak seluruh manfaat anggaran tersebut berbentuk bangunan. Selama pelaksanaan TMMD, masyarakat Desa Awang juga mendapat berbagai kegiatan sosial, di antaranya pengobatan gratis, pelayanan keluarga berencana (KB), pencegahan stunting hingga pembagian sembako.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar mengatakan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik telah diselesaikan sesuai target.

“Alhamdulillah kegiatan TMMD kita sudah selesai. Untuk sasaran fisik maupun nonfisik sudah kita laksanakan,” ujarnya.

Menurutnya, pengerjaan berbagai sasaran tidak menemui kendala berarti. Kondisi cuaca yang relatif mendukung juga membantu proses pengerjaan, terutama peningkatan mutu jalan.

“Alhamdulillah untuk kendala sejauh ini tidak ada. Kegiatannya juga dilaksanakan di bulan-bulan yang minim hujan, sehingga peningkatan mutu jalan tidak terkendala,” katanya.

Dengan rampungnya seluruh pekerjaan, anggaran yang digelontorkan melalui program TMMD tersebut kini meninggalkan sejumlah hasil pembangunan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan warga.

Bagi masyarakat Desa Awang, salah satu hasil yang paling terasa adalah berubahnya akses menuju kawasan pertanian. Jalan yang sebelumnya berlubang dan licin kini lebih nyaman dilalui, sehingga aktivitas warga menuju sawah dan kebun diharapkan semakin lancar.

Program TMMD ke-129 pun resmi berakhir. Selanjutnya, hasil pembangunan tersebut diserahkan untuk dimanfaatkan sekaligus dipelihara agar manfaat anggaran yang telah dikeluarkan tidak berhenti setelah program selesai.

Editor : Arif Subekti
pemeritah kabupaten hulu sungai tengah anggaran pemberdayaan masyarakat tambahan anggaran jembatan