RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Pawai obor mewarnai malam penyambutan Arba Mustamir di Desa Jelatang, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa malam (11/8/2026).
Warga beramai-ramai turun ke jalan membawa obor sambil melantunkan salawat Burdah.
Tradisi tahunan tersebut menjadi momentum warga mempererat kebersamaan sekaligus mengikuti kegiatan keagamaan.
Pawai Obor Jadi Tradisi
Kepala Desa Jelatang Rusydi mengatakan, pawai obor telah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat setempat setiap menyambut Arba Mustamir.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar dan doa bersama agar masyarakat selalu mendapat perlindungan Allah SWT serta dijauhkan dari bala dan musibah.
"Pawai obor ini kami iringi dengan lantunan selawat Burdah, dengan harapan kita terus dalam lindungan Allah, dilindungi dari segala bala musibah yang tidak diinginkan," ujarnya.
Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan Rabu (12/8/2026). Setelah salat Zuhur di masjid, warga akan mengikuti pembacaan Yasin, salat Hajat, dan doa bersama.
"Setelah salat Zuhur di masjid kami akan membaca Yasin dan salat Hajat serta Do'a bersama," tambahnya.
Dijaga Generasi Muda
Rusydi berharap tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut tetap dipertahankan dan dikenalkan kepada generasi muda.
"Ini sebagai upaya melestarikan tradisi, semoga bisa terus bertahan sampai generasi berikutnya," harapnya.
Antusiasme warga mengikuti pawai menunjukkan Arba Mustamir masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Jelatang.
Tradisi tersebut tidak hanya menjadi rangkaian penyambutan Rabu terakhir bulan Safar, tetapi juga ruang bagi warga mempererat kebersamaan dan memperbanyak doa serta ibadah. (*)
Editor : M. Ramli Arisno