Gubernur H Muhidin Kunjungi Pasar Keramat Barabai HST, Cek Langsung Harga Bahan Pokok Pangan

admin • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 16:35 WIB
CEK SEMBAKO: Gubernur Kalsel, H Muhidin di lapak salah satu pedagang Pasar Barabai, Senin (10/8/2026).
CEK SEMBAKO: Gubernur Kalsel, H Muhidin di lapak salah satu pedagang Pasar Keramat Barabai, Senin (10/8/2026).(Foto: M Rezky Maulidja/Biro Adpim)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BARABAI - Gubernur Kalsel H Muhidin bersama dengan pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, Bupati HST Syamsul Rizal dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (KPwBI Kalsel) Haris Munandar meninjau langsung Pasar Keramat Barabai, Kabupaten HST pada Senin (10/8/2026)

Peninjauan ini dilakukan H Muhidin untuk mengecek langsung harga kebutuhan bahan pokok pangan di Kabupaten HST. Hal itu didasarkan karena Kabupaten HST termasuk salah satu daerah di Kalsel yang terjadi inflasi tinggi.

Dalam peninjauan itu, H Muhidin disambut antusias warga hingga pedagang. Kabupaten HST adalah salah satu daerah yang inflasinya termasuk tinggi untuk beberapa bahan pokok makanan. Seperti beras, daging ayam, bawang merah hingga  terong.

H Muhidin berinteraksi langsung dengan pedagang dengan menanyakan langsung harga berbagai kebutuhan bahan pokok. Seperti beras misalnya. Gubernur menanyakan harga beras dan dijawab pedagang ada mengalami kenaikan untuk jenis tertentu.

Hasil interaksi itu, para pedagang mengungkapkan kenaikan harga di beberapa bahan pokok ini disebabkan saat ini warga di Kabupaten HST tengah merayakan peringatan bulan maulid. Sehingga, kebutuhan jadi meningkat.

Pun begitu, pedagang terbantu dengan pasokan beras bulog yang harganya telah ditentukan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami pedagang minta tolong Pak Gubernur agar harga beras yang jenis lain tidak naik. Soalnya kalau naik, pembelinya sepi,” ungkap salah satu pedagang.

Mendengarkan itu, H Muhidin pun meminta kepada Bulog agar pasokan beras kepada pedagang berjalan lancar dan sesuai kebutuhan. Untuk jenis beras lainnya, Gubernur menyampaikan dalam waktu dekat akan diluncurkan beras khusus oleh Bupati HST berupa beras Mayang Bupati.

“Hari ini kita melakukan kunjungan dan cek langsung ke Pasar Barabai. Setelah kita tanya langsung ke pedagang, kenaikan harga beberapa bahan pokok ini disebabkan saat ini masyarakat di sini memperingati bulan Maulid,” sampai Gubernur H Muhidin.

H Muhidin pun berharap nantinya pasokan tetap berjalan lancar agar tidak terjadi lonjakan harga lebih tinggi. Ternasuk berar Bulog jenis SPHP.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, H Bagiawan dan Kepala Biro Perekonomian, Eddy Elminsyah Jaya menambahkan untuk pasokan beras di Kabupaten HST dari Bulog setiap pedagang setiap minggu menerima 2 ton beras SPHP yang harganya sudah ditentukan Bulog.

“Kita akui kenaikan harga ini karena bertepatan dengan bulan Maulid di Kabupaten HSt. Permintaan tinggi, sedangkan jumlah pasokan barang terjadi kekurangan. Insya allah, sebagaimana arahan Pak Gubernur pasokan akan kita tambah serta kita terus lakukan operasi pasar murah kebutuhan bahan pokok,” terang Bagiawan.(mul/adpim)

Editor : Fauzan Ridhani
pasar keramat Gubernur Kalsel H Muhidin Kabupaten Hulu Sungai Tengah Barabai harga bahan pokok