Banjar Bershalawat di Martapura Hari Ini, Dishub Lakukan Rekayasa Lalin

M Fadlan Zakiri • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 15:48 WIB
SIAPKAN: Dishub Kabupaten Banjar menyiapkan rekayasa lalu lintas mulai pukul 18.30 Wita untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. (FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)
SIAPKAN: Dishub Kabupaten Banjar menyiapkan rekayasa lalu lintas mulai pukul 18.30 Wita untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. (FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Martapura - Pengguna jalan yang melintas di wilayah Martapura Kota, perlu bersiap menghadapi rekayasa lalu lintas sore hingga malam ini. 

Pasalnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar, mulai melakukan pengaturan arus kendaraan pukul 18.30 Wita, bertepatan dengan pelaksanaan Banjar Bershalawat di RTH Ratu Zalecha Martapura, Senin (10/8).

Plt Kabid Lalu Lintas Perhubungan Darat Dishub Kabupaten Banjar, Herry Ariyanto, mengatakan rekayasa lalu lintas diberlakukan secara bertahap untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan.

"Rekayasa lalu lintas kami lakukan secara bertahap. Pengguna jalan nantinya diarahkan mengikuti jalur yang sudah ditentukan," ujar Herry saat dikonfirmasi, Senin (10/8) siang.

Tahap pertama dimulai pukul 18.30 Wita. Pada waktu tersebut, Jalan Kenanga akan ditutup dan disterilkan. Ruas jalan itu disiapkan sebagai area parkir VIP.

Kemudian mulai pukul 20.00 Wita, pengalihan arus memasuki tahap berikutnya. 

Pada jam tersebut, sejumlah kendaraan akan diarahkan melalui jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di sekitar RTH Ratu Zalecha.

Jalur alternatif yang disiapkan meliputi Bypass Sungai Ulin, Jalan Menteri Empat, Jalan Albasia, Jalan Berlian, dan Jalan Jamrud.

Herry menjelaskan, pengaturan arus akan menyesuaikan kondisi lalu lintas dan pergerakan jemaah di lapangan. 

Petugas Dishub bersama kepolisian akan ditempatkan di sejumlah titik untuk mengarahkan pengguna jalan.

Karena itu, masyarakat yang hendak menuju lokasi Banjar Bershalawat maupun melintas di kawasan Martapura diimbau memperhitungkan waktu perjalanan. 

Pengguna jalan juga diminta mengikuti arahan petugas ketika rekayasa mulai diberlakukan.

"Pengguna jalan kami harapkan mengikuti arahan petugas di lapangan. Rekayasa ini dilakukan supaya arus lalu lintas tetap terkendali selama kegiatan," katanya.

Selain rekayasa arus, Dishub juga menyiapkan kantong-kantong parkir umum sesuai peta pengaturan lalu lintas. 

Masyarakat yang membawa kendaraan diminta menggunakan lokasi parkir yang telah disiapkan dan tidak memarkir kendaraan sembarangan di ruas jalan.

Sementara itu, area UMKM juga disiapkan di sekitar lokasi acara untuk mendukung aktivitas masyarakat selama Banjar Bershalawat.

Ia mengingatkan, agar masyarakat tidak hanya memperhatikan jalur menuju lokasi acara, tetapi juga jalur keluar setelah kegiatan. 

Sebab, jelas Herrykepadatan kendaraan dapat meningkat ketika jemaah meninggalkan kawasan RTH Ratu Zalecha secara bersamaan.

"Yang paling penting masyarakat mengikuti petunjuk petugas di lapangan. Kami akan melakukan pengaturan sesuai situasi dan kondisi arus lalu lintas," pungkasnya.

Editor : Sutrisno
banjar bershalawat martapura Banjar