RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan – Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Desa Hamak, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dibangun di lokasi strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat. Lokasinya berada di tepi jalan kabupaten yang menghubungkan antardesa dan kecamatan serta berada di antara dua dusun sehingga mudah dijangkau warga.
Dandim 1003/HSS Letkol Inf Ading Priyotantoko, S.Sos., M.Sc., mengatakan keberadaan KDKMP bukan sekadar pembangunan gedung. Koperasi tersebut diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, pelaku UMKM, dan warga Desa Hamak.
“Semoga keberadaan Koperasi Desa Merah Putih Desa Hamak membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat serta menjadi langkah nyata menuju desa yang semakin mandiri, maju, dan sejahtera.”
Lokasi Dipilih Lewat Musdes
Pemilihan lokasi KDKMP Desa Hamak dilakukan dengan sejumlah pertimbangan. Titik pembangunan berjarak sekitar 100 meter dari permukiman terdekat. Di sisi kanan dan kiri lokasi juga bukan kawasan hutan, melainkan kebun produktif milik masyarakat.
Pendirian koperasi merupakan saran kepala desa yang telah melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes) dan mendapat persetujuan masyarakat Desa Hamak Induk.
Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di antara dua dusun dan diarahkan menjadi pusat pengembangan perekonomian desa. Selain itu, lahan tersebut merupakan satu-satunya lahan yang dimiliki desa untuk pembangunan KDKMP.
Dari sisi akses, lokasi didukung jalan beraspal dalam kondisi baik. Jalan kabupaten tersebut menjadi jalur penghubung antardesa dan kecamatan.
Dukung Petani hingga UMKM
KDKMP Desa Hamak nantinya diharapkan mampu mendukung berbagai kebutuhan ekonomi masyarakat. Unit usaha yang direncanakan antara lain distribusi pupuk, jual beli hasil panen kebun warga, serta usaha peternakan ayam.
Berbagai unit usaha lain juga dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan potensi Desa Hamak. Dengan lokasi yang mudah dijangkau, koperasi diharapkan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi sekaligus mendorong kemandirian masyarakat desa. (*)
Editor : M. Ramli Arisno