RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Ancaman rabies mulai menjadi perhatian serius di Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Hingga kini, sedikitnya tiga desa dilaporkan menjadi lokasi kasus gigitan anjing yang kemudian dipastikan positif rabies.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Distan PP) HSS, Rony Ariady, mengatakan laporan yang diterima pihaknya berasal dari Desa Batu Bini, Desa Pahampangan, dan Desa Pandulangan.
"Kasus serangan anjing yang diduga rabies yang kami terima ada di Desa Batu Bini, Desa Pahampangan, dan Desa Pandulangan," ujar Rony, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, hingga saat ini seluruh laporan kasus masih terpusat di Kecamatan Padang Batung. Menyikapi kondisi tersebut, Distan PP HSS telah menggelar rapat bersama seluruh petugas teknis peternakan dan kesehatan hewan untuk menentukan langkah penanganan.
Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan menggelar vaksinasi rabies massal secara serentak di Kecamatan Padang Batung yang disertai sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya rabies dan upaya pencegahannya.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Camat Padang Batung dan beliau sangat mengapresiasi serta mendukung penuh kegiatan ini," katanya.
Sebelumnya, seorang warga Desa Pandulangan menjadi korban serangan anjing pada Rabu (5/8/2026). Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kepala Desa Pandulangan, Suriani, mengatakan kondisi korban cukup memprihatinkan saat dirinya menjenguk di rumah sakit.
"Waktu saya menjenguk korban di rumah sakit, korban mengalami sejumlah luka di bagian wajah, tangan yang mengakibatkan jari patah, dan kalau tidak salah juga di bagian kaki," ujarnya.
Selain itu, sehari sebelumnya atau Selasa (4/8/2026), seorang warga Desa Pahampangan juga dilaporkan menjadi korban gigitan anjing. Informasi tersebut dibenarkan oleh salah seorang warga setempat, Mulkan.
"Benar, setelah digigit korban pingsan dan dibawa ke puskesmas," katanya singkat.
Camat Padang Batung, Nabhan, mengatakan anjing yang menggigit warga di Desa Pahampangan maupun Desa Pandulangan telah berhasil dilumpuhkan. Selanjutnya, bagian kepala kedua anjing tersebut dibawa petugas kesehatan hewan ke Laboratorium Veteriner Banjarbaru untuk dilakukan pengujian.
"Berdasarkan hasil uji Laboratorium Veteriner Banjarbaru, anjing penggigit di Pahampangan dan Pandulangan dinyatakan positif rabies," ungkap Nabhan.
Atas kondisi tersebut, ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan anjing yang menunjukkan perilaku tidak normal. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat desa atau petugas kesehatan hewan apabila menemukan hewan yang diduga terjangkit rabies maupun terjadi kasus gigitan.
"Kepada seluruh masyarakat, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman rabies," pungkasnya.
Editor : Sutrisno