RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PELAIHARI - Warga Kecamatan Tambang Ulang dan sekitarnya tak lama lagi akan memiliki ruang terbuka hijau (RTH) tanpa harus pergi ke Kota Pelaihari. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) segera membangun RTH pertama di wilayah kecamatan di luar ibu kota kabupaten.
Proyek tersebut akan dikerjakan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tala di lahan bekas Kantor Kecamatan Tambang Ulang dan rumah dinas camat.
Kepala DPRKPLH Tala, Gusti Dwi Erzandi Kusuma, mengatakan bangunan lama akan dibongkar terlebih dahulu karena proses penghapusan aset telah selesai dilakukan.
"Bangunannya akan kami bongkar terlebih dahulu. Proses penghapusan asetnya juga sudah selesai," ujarnya, Kamis (6/8/2026).
Meski demikian, tidak seluruh bangunan akan dihilangkan. Gapura di bagian depan kantor tetap dipertahankan sebagai bagian dari kawasan.
RTH tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas, seperti area bermain anak, jogging track, serta fasilitas pendukung lainnya yang disesuaikan dengan kondisi lahan dan kemampuan anggaran daerah.
"Pembangunan akan menyesuaikan kondisi di lapangan dan kemampuan keuangan daerah," kata Erzandi.
Pekerjaan fisik dijadwalkan mulai pada September 2026. Kontrak dengan penyedia jasa telah ditandatangani pada akhir Juli lalu, dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.
Proyek senilai Rp1 miliar itu ditargetkan rampung pada Desember 2026.
Selain menjadi RTH pertama di wilayah kecamatan, pembangunan ini juga merupakan salah satu program unggulan Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto dan Wakil Bupati H Muhammad Zazuli dalam mendukung pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.
Camat Tambang Ulang, Khairil Fahmi, menyambut baik pembangunan tersebut. Menurutnya, keberadaan RTH akan melengkapi fasilitas publik yang sudah ada di kawasan kantor kecamatan.
"Di kawasan ini sudah ada lapangan sepak bola dan gedung olahraga. Dengan adanya RTH, saya yakin masyarakat akan semakin banyak datang, terutama pada sore hari," ujarnya.
Ia berharap taman tersebut menjadi ruang rekreasi sekaligus tempat berkumpul yang nyaman bagi masyarakat Tambang Ulang dan sekitarnya.
Editor : Eddy Hardiyanto