RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelaihari - Tim konsultan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai melakukan survei di lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Tanah Laut (Tala). Survei tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan sebelum proyek pembangunan dimulai.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Tala, Eko Trianto, mengatakan tim konsultan berada di Tanah Laut selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis mendatang.
"Hari pertama mereka melakukan pengukuran lahan. Hasilnya clear," katanya, Rabu (5/8/2026).
Menurut Eko, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala telah menyiapkan lahan seluas 8,1 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Lokasinya berada di kawasan Gunung Kayangan, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari.
Setelah pengukuran selesai, tim konsultan melanjutkan tahapan penyelidikan tanah melalui pengeboran (boring) di sejumlah titik pada Rabu dan Kamis.
"Ada beberapa titik yang dilakukan boring untuk mengetahui kondisi tanah," ujarnya.
Eko menyebut, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, pembangunan Sekolah Rakyat ditargetkan mulai pada September 2026.
Saat ini, Pemkab Tala juga terus menyiapkan berbagai persyaratan administrasi dan teknis, termasuk perizinan.
"Hari ini kami berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Tala terkait perizinan analisis dampak lalu lintas (Andalalin)," pungkasnya.
Editor : Arif Subekti