RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pascapemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Tapin dipastikan tetap kondusif.
Usai pencoblosan, aparat gabungan melakukan patroli cipta kondisi (Cipkon) guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan hingga seluruh tahapan Pilkades selesai.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, Mudo Harjuno, mengatakan hingga saat ini belum ditemukan kejadian menonjol maupun laporan gangguan keamanan setelah proses pemungutan dan penghitungan suara.
"Alhamdulillah, situasi keamanan dan ketertiban pascapemungutan suara sampai saat ini cukup kondusif dan tidak ditemukan hal-hal yang menonjol," ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Ia menjelaskan, proses penghitungan suara di sebagian besar desa telah selesai sebelum waktu Magrib. Hanya beberapa desa yang sedikit lebih lambat menyelesaikan penghitungan, yakni Baulin, Pulau Pinang, dan Pulau Pinang Utara, karena jumlah pemilih yang cukup banyak.
Meski demikian, seluruh proses penghitungan suara akhirnya dapat diselesaikan dengan baik dan berjalan lancar.
Menurut Mudo, pengamanan aparat gabungan difokuskan hingga seluruh proses penghitungan suara di tingkat desa selesai. Setelah itu, pengamanan kotak suara menjadi kewenangan panitia penyelenggara sesuai mekanisme yang berlaku.
"Pengamanan dari personel gabungan kami laksanakan sampai proses penghitungan di tingkat desa selesai," katanya.
Mudo menambahkan, meski tahapan pemungutan suara telah berakhir, personel gabungan dari Satpol PP, Polres Tapin, Kodim 1010/Tapin, dan Brimob tetap melaksanakan patroli bersama selama beberapa hari ke depan.
Patroli tersebut diprioritaskan ke desa-desa yang sebelumnya dipetakan memiliki potensi kerawanan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi konflik pascapemilihan.
Ia mengungkapkan, hingga kini koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) maupun unsur TNI-Polri terus berjalan melalui posko dan jalur komunikasi yang telah dibentuk selama pelaksanaan Pilkades.
"Hingga saat ini belum ada laporan mengenai sengketa maupun gangguan keamanan. Mudah-mudahan kondisi ini terus terjaga sampai seluruh tahapan Pilkades selesai," katanya.
Mudo juga mengapresiasi sinergi antara Satpol PP, Polri, TNI, dan Brimob yang dinilai sangat membantu dalam menjaga keamanan selama pesta demokrasi di tingkat desa tersebut.
Ia mengimbau seluruh calon kepala desa, tim sukses, pendukung, maupun masyarakat agar menerima hasil Pilkades dengan lapang dada dan tetap menjaga persatuan.
"Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam demokrasi. Yang terpenting sekarang adalah menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban di desa masing-masing. Siapa pun yang terpilih tentu memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan yang terbaik bagi desanya," tegasnya.
Mudo berharap masyarakat segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan potensi gangguan keamanan, sehingga dapat ditangani sedini mungkin dan situasi kondusif di 39 desa tetap terpelihara.
Editor : Sutrisno