Tapin Art Fest 2026 Dibuka Meriah, H Yamani Optimistis Dongkrak Pariwisata dan UMKM

Rasidi Fadli • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:01 WIB
 Gemerlap panggung dan antusiasme ribuan masyarakat memenuhi Ruang Terbuka Publik (RTP) Rantau, Jumat (31/7/2026) malam.
Gemerlap panggung dan antusiasme ribuan masyarakat memenuhi Ruang Terbuka Publik (RTP) Rantau, Jumat (31/7/2026) malam.

 

RANTAU – Gemerlap panggung dan antusiasme ribuan masyarakat memenuhi Ruang Terbuka Publik (RTP) Rantau, Jumat (31/7/2026) malam.

Suasana itu menandai dibukanya Tapin Art Fest 2026, festival seni dan budaya yang dua tahun berturut-turut menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Bupati Tapin H Yamani menegaskan masuknya Tapin Art Fest ke dalam KEN bukan sekadar sebuah prestasi, melainkan amanah agar Kabupaten Tapin terus menghadirkan event budaya yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.

"Masuknya Tapin Art Fest dalam Karisma Event Nusantara merupakan pengakuan bahwa Tapin memiliki potensi budaya dan pariwisata yang mampu bersaing di tingkat nasional. Ini bukan sekadar prestasi, tetapi amanah untuk terus menghadirkan festival yang kreatif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kunjungan wisata serta pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujar H Yamani.

Pembukaan Tapin Art Fest 2026 turut dihadiri Ketua Tim Event Daerah Wilayah Sumatera dan Kalimantan Kementerian Pariwisata RI Kusdiana Lusi Kartikasari bersama Adyatama Parekraf Kiki Amalia, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan Alex Cosmas Pinem, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Wakil Bupati Tapin H. Juanda, Forkopimda, jajaran kepala perangkat daerah, para seniman, budayawan, hingga pelaku UMKM.

H Yamani juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata RI yang terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Tapin Art Fest. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat menjadi penyemangat bagi daerah untuk terus mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

 Gemerlap panggung dan antusiasme ribuan masyarakat memenuhi Ruang Terbuka Publik (RTP) Rantau, Jumat (31/7/2026) malam.
Gemerlap panggung dan antusiasme ribuan masyarakat memenuhi Ruang Terbuka Publik (RTP) Rantau, Jumat (31/7/2026) malam.

 

Tak hanya itu, ia turut mengapresiasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan yang telah mendampingi hingga Tapin Art Festival resmi memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Sertifikat tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat agar festival ini terus berkembang sebagai agenda budaya yang memiliki nilai dan daya saing.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tapin Art Fest sebagai milik bersama. Ia menilai keberhasilan sebuah festival tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara, tetapi juga dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan, kebersihan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu.

"Tapin Art Fest tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga ruang edukasi, inspirasi, sekaligus kebanggaan bagi generasi muda agar semakin mencintai budaya daerahnya sendiri," katanya.

Menurut H Yamani, seni dan budaya merupakan identitas daerah yang harus terus dijaga. Melalui festival tersebut, ia berharap nama Kabupaten Tapin semakin dikenal di tingkat nasional bahkan internasional, sekaligus mendorong tumbuhnya sektor ekonomi kreatif yang melibatkan pelaku UMKM dan komunitas seni lokal.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Tapin Art Fest 2026 sebagai momentum memperkuat identitas budaya, mempererat persatuan, dan mengangkat nama Kabupaten Tapin.

"Tapin Art Fest ramaikan banua, majukan Tapin menuju dunia," ucapnya

Editor : Muhammad Rizky
Pemkab Tapin