Desa Ayunan Papan Juara I, TP PKK Tapin Bawa Pulang Tiga Penghargaan

Rasidi Fadli • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 15:43 WIB
 Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tapin
Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tapin

 

RANTAU – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tapin menorehkan prestasi membanggakan pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. 

Tidak tanggung-tanggung, TP PKK Tapin berhasil membawa pulang tiga penghargaan dari berbagai kategori lomba.

Prestasi tersebut meliputi Juara I Lomba Aku Hatinya PKK yang diraih Desa Ayunan Papan, Kecamatan Lokpaikat, Juara Harapan I Lomba Tertib Administrasi PKK yang diwakili Desa Mandurian Hilir, Kecamatan Tapin Tengah, serta Juara Harapan I Lomba Vlog Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) yang diraih Pokja IV TP PKK Kabupaten Tapin.

Ketua TP PKK Kabupaten Tapin, Hj Faridah, mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Desa Ayunan Papan menjadi juara pertama pada Lomba Aku Hatinya PKK merupakan buah dari kerja sama seluruh pihak.

"Alhamdulillah, Desa Ayunan Papan mendapat Juara I dalam Lomba Aku Hatinya PKK. Saya sangat mengapresiasi semua pihak yang telah saling bahu-membahu dalam pelaksanaan lomba ini," ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Ia mengatakan, prestasi tersebut tidak terlepas dari peran aktif TP PKK desa beserta seluruh kader yang selama ini konsisten menjalankan program PKK. Selain itu, keberhasilan juga merupakan hasil pembinaan dan pendampingan dari TP PKK Kabupaten Tapin.

Menurut Hj Faridah, sinergi antara TP PKK, dinas terkait, pemerintah desa, pemerintah kecamatan hingga dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tapin menjadi kunci keberhasilan meraih hasil terbaik di tingkat provinsi.

"Semua ini berkat sinergi, kerja keras, inovasi, dan semangat kebersamaan. Dukungan dari semua pihak sangat menentukan hingga Tapin mampu meraih hasil yang membanggakan," katanya.

Hj Faridah berharap keberhasilan Desa Ayunan Papan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Tapin untuk terus mengembangkan program Aku Hatinya PKK.

Lebih dari sekadar mengejar prestasi lomba, ia menginginkan gerakan pemanfaatan pekarangan rumah menjadi budaya di tengah masyarakat sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.

"Jangan hanya karena mengikuti lomba. Saya berharap tumbuh kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan kosong dengan menanam sayuran, cabai, dan berbagai tanaman pangan lainnya. Bahkan bisa dikembangkan dengan budidaya ikan maupun peternakan, sehingga kebutuhan pangan keluarga dapat terpenuhi dari lingkungan sendiri," pungkasnya.

Editor : Muhammad Rizky
Pemkab Tapin