Orangutan di Benua Lawas Tabalong Berhasil Dievakuasi 

Ibnu Dwi Wahyudi • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 15:19 WIB
EVAKUASI : Jajaran BKSDA, KPH dan Polsek Benua Lawas serta warga saat melakukan evakuasi di Benua Lawas.

(Foto  : Polres Tabalong/ Radar Banjarmasin)
EVAKUASI : Jajaran BKSDA, KPH dan Polsek Benua Lawas serta warga saat melakukan evakuasi di Benua Lawas. (Foto  : Polres Tabalong/ Radar Banjarmasin)

 RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tanjung - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tabalong dan Polsek Benua Lawas bersama warga Desa Habau, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong melakukan evakuasi terhadap orangutan yang tersesat ke kawasan pemukiman warga, Rabu (29/7/2026).

Evakuasi itu dilakukan mereka dengan menyisir lokasi-lokasi yang menjadi tempat singgah orangutan. Setelah ditemmukan, mereka menambaknya dengan peluru bius. 

Orangutan yang mulai tenang akhirnya berhasil ditangkap menggunakan jaring dan dimasukkan ke dalam sangkar, lalu dievakuasi ke tempat aman.

"Semua dilakukan sesuai prosedur penyelamatan satwa," kata Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo.

Ia mengatakan, orangutan tersebut rencananya akan dibawa ke BKSDA Banjarbaru untuk dilakukan penangkaran sesuai penanganan satwa dilindungi. 

"Keberhasilan evakuasi tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Karena selama beberapa hari orangutan membuat warga khawatir untuk beraktivitas," jelasnya.

Ia mengimbau, masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan satwa maupun diri sendiri apabila menemukan satwa liar memasuki kawasan permukiman.

"Segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara profesional," ujarnya.

Editor : Arif Subekti
balai konservasi sumber daya alam kesatuan pengelolaan hutan evakuasi orangutan kalimantan selatan