RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Paringin - Kelompok Tani Harapan Masa di Desa Kaladan, Kecamatan Paringin Selatan, kini berani mengambil risiko untuk menguji coba sistem pertanian modern guna menyiasati tingginya biaya garap lahan yang selama ini masih menggunakan cara tradisional.
Praktik peralihan metode tanam ini mulai dieksekusi di hamparan sawah milik warga setempat. Untuk memastikan uji coba ini tidak merugikan petani saat panen nanti, proses penanaman diawasi ketat oleh petugas penyuluh pertanian, perwakilan lembaga riset, pengendali hama, hingga aparat desa.
Tata kelola lahan diubah menjadi lebih ringkas agar pengeluaran untuk pembibitan hingga perawatan bisa ditekan seminimal mungkin.
Memaksa petani beralih dari kebiasaan lama warisan turun-temurun menuju sistem pertanian masa kini tentu bukan perkara mudah. Oleh karena itu, pendampingan melekat di lumpur persawahan menjadi kunci agar warga desa benar-benar memahami alur efisiensinya.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Paringin Selatan, Fahri mengakui bahwa metode baru ini adalah langkah paling masuk akal untuk menyelamatkan margin keuntungan petani di tengah mahalnya modal awal.
Ia menargetkan sawah di Desa Kaladan ini sukses menjadi lokasi percontohan nyata sebelum diterapkan di tempat lain.
"Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi petani menerapkan sistem pertanian modern guna meningkatkan produksi padi serta ketahanan pangan daerah," terang Fahri.
Ia menambahkan jika produksi gabah berhasil dinaikkan dengan biaya operasional yang rendah, kesejahteraan masyarakat pedesaan yang selama ini bertumpu pada sektor pertanian tentu akan ikut terkerek naik secara perlahan.
Ia memastikan bahwa penerapan teknologi ini tidak sekadar mengejar angka produksi musiman, melainkan dipersiapkan untuk menopang perputaran ekonomi warga desa dalam jangka panjang.
"Melalui metode ini, Kabupaten Balangan diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan," katanya.
Editor : M Oscar Fraby