Jemput Bola ke Sekolah, Disdukcapil Kalsel Percepat Proses Adminduk Masyarakat

Sutrisno • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 11:42 WIB
MELAYANI: Disdukcapil Kalsel saat melayani dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) di sekolah. 
(DISDUKCAPIL KALSEL) 
MELAYANI: Disdukcapil Kalsel saat melayani dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) di sekolah.  (DISDUKCAPIL KALSEL) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kalsel terus memperkuat upaya percepatan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar yang akan menjadi pemilih pemula. 

Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui program Dukcapil Goes to School dengan menghadirkan pelayanan jemput bola di sejumlah sekolah. 

Kepala Disdukcapil Kalsel, Dewi Fuziarti mengatakan bahwa program Dukcapil Goes to School merupakan salah satu strategi jemput bola untuk memastikan setiap warga, khususnya generasi muda, memiliki dokumen kependudukan sebelum memasuki usia wajib memiliki KTP elektronik.

“Melalui program ini kami ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pelajar. Ketika mereka telah berusia 17 tahun, data biometriknya sudah terekam sehingga proses penerbitan KTP elektronik menjadi lebih cepat dan mereka telah siap menggunakan hak pilih sebagai pemilih pemula,” ujarnya di Banjarbaru, Senin (27/7) . 

Dewi menuturkan, selain mendukung tertib administrasi kependudukan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari percepatan transformasi digital melalui aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di lingkungan sekolah.

“Digitalisasi layanan kependudukan menjadi salah satu prioritas kami. Karena itu, tidak hanya siswa yang kami layani, tetapi juga guru dan tenaga kependidikan agar semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan IKD sebagai identitas digital yang aman dan mudah diakses,” katanya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta instansi pendidikan menjadi kunci dalam memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan hingga ke seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

“Kami mengapresiasi dukungan sekolah dan pemerintah daerah yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini. Semangat kolaborasi seperti inilah yang akan terus kami dorong agar pelayanan Adminduk semakin mudah dijangkau masyarakat,” tambah Dewi.

Melalui program Dukcapil Goes to School, ia berharap semakin banyak pelajar yang telah memiliki data kependudukan yang valid sebelum memasuki usia dewasa.

"Sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan dan pemanfaatan layanan digital dalam mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan akurat," pungkasnya. (al/ris) 

Editor : Arief
Disdukcapil Kalsel Pelayanan Publik