RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Dinas Perdagangan Kabupaten Tapin mengingatkan masyarakat terhadap potensi kenaikan harga dua komoditas pangan, yakni daging ayam ras dan telur ayam ras menjelang Bulan Maulid.
Peningkatan permintaan diperkirakan menjadi pemicu utama naiknya harga di pasaran.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tapin, Walaidi Rakhmat, mengatakan tren kenaikan harga sudah mulai terlihat sejak Juli 2026.
Harga daging ayam ras yang sebelumnya berada di kisaran Rp34.000 hingga Rp37.000 per kilogram kini bergerak naik menjadi sekitar Rp40.000 hingga Rp41.000 per kilogram.
Sementara itu, harga telur ayam ras yang sempat turun hingga sekitar Rp28.000 per kilogram juga kembali merangkak naik menjadi sekitar Rp30.000 per kilogram.
"Kenaikan ini dipengaruhi meningkatnya permintaan setelah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali beroperasi usai libur sekolah," ujarnya, Senin, (27/7/2026).
Ia menjelaskan, permintaan diperkirakan akan terus meningkat menjelang Bulan Maulid. Pada periode tersebut, aktivitas keagamaan di masyarakat umumnya bertambah, sehingga kebutuhan bahan pangan, khususnya daging ayam dan telur, ikut mengalami peningkatan.
Meski demikian, Dinas Perdagangan memastikan terus memantau perkembangan harga di lapangan agar gejolak yang terjadi tidak berlarut-larut. Koordinasi dengan berbagai instansi terkait juga diperkuat untuk menjaga keseimbangan pasokan.
"Pemantauan harga dan koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan agar stabilitas harga serta ketersediaan pasokan tetap terjaga," tegasnya.
Pemerintah berharap ketersediaan pasokan yang mencukupi dapat menahan laju kenaikan harga, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Bulan Maulid tetap terpenuhi dengan harga yang relatif stabil.
Editor : Sutrisno