Heboh! Orang Utan Masuk Kebun Warga di Benua Lawas Tabalong

Ibnu Dwi Wahyudi • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 14:18 WIB
HEBOH: Orang utan ketika masuk ke kawasan perkebunan warga di Desa Habau Kecamatan Benua Lawas. (Foto: Polres Tabalong/ Radar Banjarmasin)
HEBOH: Orang utan ketika masuk ke kawasan perkebunan warga di Desa Habau Kecamatan Benua Lawas. (Foto: Polres Tabalong/ Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tanjung - Seekor orang utan menghebohkan warga Desa Habau RT. 06, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Senin (27/7/2026).

Hewan yang dilindungi itu masuk ke perkebunan warga. Diduga sudah empat hari berada di sana. 

Melihat orang utan masuk, warga menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Tabalong untuk meminta bantuan penanganan.

Akhirnya petugas BKSDA turun tangan didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Banua Lawas meninjau lokasi. 

Saat pengecekan, petugas mengimbau masyarakat agar tidak mendekati, mengganggu, ataupun melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan diri maupun satwa liar tersebut.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo mengatakan, dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui hingga saat ini orang utan masih berada di sekitar lahan milik warga.

"Selanjutnya telah dilakukan koordinasi dengan BKSDA untuk melakukan evakuasi. Namun menunggu tim yang membawa peralatan, serta obat bius guna mendukung pelaksanaan evakuasi secara aman sesuai prosedur," katanya.

Sambil menunggu proses evakuasi, anggota Polsek Banua Lawas bersama pihak terkait ditugaskan melakukan pemantauan di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. "Saat ini situasi di sekitar lokasi terpantau aman dan kondusif," terangnya.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak mendekati, memberi makan, maupun berupaya mengusir orang utan tersebut secara mandiri. Penanganan satwa liar memiliki prosedur khusus dan dilakukan oleh petugas yang berkompeten," tambah Heri.

Ia memastikan, Polres Tabalong bersama instansi terkait akan melakukan pengamanan dan pemantauan proses evakuasi selesai, sehingga keselamatan masyarakat dan kelestarian satwa tetap terjaga. 

Editor : Sutrisno
Tabalong tanjung orang utan