RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Barabai- Warga Kota Barabai dan sekitarnya kembali harus bersabar. Di tengah masih berlangsungnya pemadaman listrik bergilir, mereka kini juga dihadapkan pada gangguan distribusi air bersih akibat pemeliharaan rutin yang dilakukan PT Air Minum Murakata Lestari (AMML).
PT AMML menyampaikan pekerjaan pemeliharaan rutin berupa pencucian (treatment) instalasi akan dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai. Dampaknya, tekanan air di wilayah Barabai dan sekitarnya diperkirakan menurun selama proses pekerjaan berlangsung.
Kondisi ini memicu keluhan sebagian warga. Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir masyarakat juga harus menghadapi pemadaman listrik bergilir sehingga aktivitas rumah tangga menjadi semakin terganggu.
"Sudah listrik sering padam, sekarang air juga terganggu. Lengkap sudah rasanya. Mau menampung air juga kadang bingung kalau listrik sedang mati," keluh salah seorang warga.
Warga lainnya berharap jadwal pemeliharaan maupun pemadaman dapat diminimalkan agar tidak terjadi bersamaan, sehingga aktivitas masyarakat tidak terlalu terdampak.
PT AMML sendiri mengimbau pelanggan, khususnya di wilayah Barabai, agar mengisi tempat penampungan air bersih sebelum pekerjaan dimulai. Selama proses pemeliharaan, tekanan air diperkirakan menurun hingga pekerjaan selesai.
Plt Direktur PT AMML, Drajat Tri Widyanto mengatakan pemeliharaan rutin tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas layanan air bersih kepada masyarakat.
Ia berharap pelanggan dapat memahami adanya gangguan sementara tersebut karena pekerjaan dilakukan untuk memastikan instalasi pengolahan air tetap beroperasi secara optimal.
"Pelanggan kami imbau menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai. Kami berupaya agar proses pemeliharaan dapat diselesaikan secepat mungkin sehingga distribusi air kembali normal. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan meminta pengertian masyarakat selama pekerjaan pemeliharaan berlangsung," pungkasnya.
Di sisi lain, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Barabai Kota mengumumkan penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Senin (27/7/2026).
Pemadaman dilakukan menyusul adanya gangguan kelistrikan yang berdampak pada sebagian pelanggan di wilayah kerja PLN ULP Barabai Kota. PLN menyebut penghentian pasokan listrik dilakukan secara bertahap dengan estimasi waktu berbeda di masing-masing wilayah.
Pemadaman dimulai sejak pukul 08.10 Wita di wilayah PT Darma Kalimantan Jaya dan berlanjut ke sejumlah kawasan lainnya.
Untuk jadwal pukul 09.00 hingga 15.00 Wita, wilayah yang terdampak antara lain Jalan Murakata sebagian, Bukat, Trikusuma, Kitun, Hevea, Mualimin, Jalan SMP, Kampung Warik, Barabai Darat, Benawa Tengah, Guntur, Rutas, Rasak, Gambah, Matang Hambawang, Aluan Besar, Simpang Mahar, Paya Besar, Aluan Bakti, Aluan Tawia, Bandang, Kahakan, Kalibaru, hingga Layuh.
Selanjutnya, pemadaman juga dilakukan pukul 10.49 hingga 16.49 Wita di Banua Kepayang, Taal, Murung Taal, Batang Bahalang, Mangunang, Hapuang, Batu Harang, Sungai Rangas, Durian Gantang, Taras Padang, Guha, Mahiring, Bangkal, Pajukungan, Walangsi, Bukat sebagian, serta Jalan Murakata sebagian.
Pada siang hari, mulai pukul 13.00 hingga 19.00 Wita, pemadaman diperkirakan terjadi di wilayah Mantimin, Banua Hanyar, Mampari, Batu Merah, Sungai Buluh sebagian, Riwa, Batu Mandi, Sungai Hanyar, Teluk Masjid, Timbun Tulang, Kasai, Guha, Tangalin, Jinamun, Pelajau, Munjung, Karuh, Bakung, Lok Batu, Tariwin, Gunung Manau, Kabang, Tapuk, Limpasu, Pihandam, Gayaba, Pauh, Kalubut, Abung, Hawang, Mahela, Anduhum, Labuhan, Rangas, Birayang Surapati, hingga Limbar.
Sementara itu, jadwal terakhir berlangsung pada malam hari pukul 19.00 hingga 01.00 Wita yang mencakup Tabu Darat, Pantai Hambawang, Jamil, Mantalang, Mahang Baru, Kadundung, Kasarangan, Pemangkih, Pemangkih Seberang, Perumahan, Keruing, Tandui, Tungkup, Samhurang, Tabat, Pahalatan, Kindalung, Binjai Pemangkih, Binjai Pirua, Belanti, Sungai Buluh, Rantau Bujur, Mantaas, Awang Landas, Awang Mahang, dan Pinang Habang.
Sumber resmi PLN menjelaskan estimasi waktu pemadaman dapat berubah menyesuaikan kondisi sistem. Perusahaan juga menyatakan terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan gangguan dan meminimalkan dampak terhadap pelanggan.
Editor : M Oscar Fraby