RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalsel terus diperkuat melalui rapat pembahasan persiapan Rapat Kerja (Raker). Kepala Bidang PKSDAE Dishut Kalsel, Rudiono Herlambang didampingi Kepala Seksi Pengendalian Karhutla Dishut Kalsel, Bambang Marwanto memimpin Raker tersebut di Ruang Rimbawan I yang diikuti seluruh pejabat struktural Dishut Kalsel.
Kegiatan ini bertujuan mematangkan pelaksanaan Raker Karhutla, sekaligus menyamakan persepsi dalam menghadapi musim kemarau. Dalam rapat tersebut, dilakukan pembahasan terhadap substansi materi, kesiapan pelaksanaan, serta langkah-langkah strategis yang akan menjadi fokus dalam upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kalsel.
Kepala Dishut Kalsel, Fathimatuzzahra melalui Rudiono Herlambang menyampaikan kesiapsiagaan menghadapi karhutla memerlukan koordinasi yang solid, komitmen bersama, serta sinergi seluruh jajaran. “Raker Karhutla merupakan upaya untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah seluruh jajaran dalam menghadapi musim kemarau. Melalui persiapan yang matang, kita berharap seluruh program pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanganan karhutla dapat berjalan secara efektif sehingga mampu meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan,” sebutnya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah materi pendukung. Diantaranya, perkembangan data kebakaran hutan dan lahan, kondisi hotspot terkini, prediksi musim kemarau berdasarkan informasi BMKG, kesiapan personel, sarana dan prasarana pengendalian karhutla, hingga strategi penguatan patroli, pembentukan posko siaga, serta pemberdayaan Masyarakat Peduli Api (MPA).
Melalui rapat pembahasan ini, Dishut Kalsel berharap pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Karhutla Tahun 2026 dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan rumusan kebijakan serta langkah-langkah strategis yang semakin memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendukung terwujudnya pengelolaan kawasan hutan yang berkelanjutan, serta menjaga kelestarian sumber daya alam di Kalsel.
Editor : Fauzan Ridhani