Pemadaman Bergilir di Tanah Bumbu Berlanjut, Sejumlah Kecamatan Masih Terdampak

Zulqarnain Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 10:49 WIB
PEMERIKSAAN: Petugas PLN memeriksa peralatan kelistrikan di gardu distribusi sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pasokan listrik. (Foto: PLN UID Kalselteng) 
PEMERIKSAAN: Petugas PLN memeriksa peralatan kelistrikan di gardu distribusi sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pasokan listrik. (Foto: PLN UID Kalselteng) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin –  Pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Tanah Bumbu belum berakhir. PT PLN ULP Batulicin kembali mengumumkan penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah wilayah pada Kamis (23/7) hingga Jumat (24/7) akibat gangguan kelistrikan.

Berdasarkan data yang dihimpun Radar Banjarmasin, pemadaman dilakukan secara bergilir dengan durasi sekitar tiga hingga lima jam di masing-masing wilayah.

Pada Kamis, pemadaman dimulai pukul 14.00–17.00 Wita di Kecamatan Sungai Loban, Kecamatan Kuranji, serta sebagian Kecamatan Kusan Hulu.

Selanjutnya, pukul 15.30–18.30 Wita, pemadaman bergeser ke Kecamatan Batulicin, Karang Bintang, Mantewe, sebagian Kusan Hulu, termasuk kawasan PT TCM.

Pada pukul 18.00–21.00 Wita, giliran sebagian Kecamatan Batulicin dan Simpang Empat yang terdampak. Wilayah tersebut meliputi Batulicin, Sungai Kecil, Gunung Antasari, Gunung Besar, Kampung Baru, Sejahtera, Tungkaran Pangeran, Pesantren, Baroqah, Transmigrasi Plajau, Bersujud, Komplek BHP, Pulau Burung, dan sekitarnya.

Pemadaman berlanjut pada pukul 21.30–00.30 Wita di Kecamatan Kusan Hilir. Wilayah yang terdampak antara lain Muara Pagatan, Muara Pagatan Tengah, Penyolongan, Tanette, Pagatan, Barugelang, Salimuran, Pasar Baru, Batuah, Pejala, Juku Eja, Wiritasi, Sei Lembu, Mekar Jaya, Manurung, Gusungnge, Beringin, Pulau Tanjung, dan sekitarnya.

Sementara itu, pada Jumat (24/7), PLN kembali menjadwalkan pemadaman mulai pukul 09.00–14.00 Wita di sebagian Kecamatan Simpang Empat dan Kusan Hilir. Wilayah terdampak antara lain Sari Gadung, Gunung Besar, Sungai Dua, Yonif TP 828, Muara Pagatan, Penyolongan, Tanette, Pagatan, Barugelang, Salimuran, Pasar Baru, Batuah, Pejala, Juku Eja, Wiritasi, Sei Lembu, Mekar Jaya, Manurung, Gusungnge, Beringin, hingga Pulau Tanjung.

Salah seorang warga Batulicin, Lana mengaku aktivitasnya terganggu akibat pemadaman listrik yang berlangsung bergilir sejak Kamis siang.

"Kalau siang masih bisa dimaklumi, tapi malam juga padam. Anak-anak jadi kepanasan, pekerjaan yang pakai listrik juga terhenti," ujarnya.

Ia berharap PLN dapat mempercepat proses pemulihan dan memberikan informasi yang lebih awal kepada masyarakat agar warga bisa mengantisipasi aktivitas sehari-hari.

Dalam pengumumannya, PLN ULP Batulicin menyatakan pemadaman dilakukan akibat gangguan kelistrikan yang berdampak pada sebagian pelanggan di wilayah kerjanya. Perusahaan juga mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat pemulihan sistem dan meminimalkan dampak terhadap pelanggan.

PLN turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Waktu dimulainya manajemen beban juga dapat berubah menyesuaikan kondisi sistem pembangkit.

Editor : Arif Subekti
warga merasa sangat terganggu pemadaman pln terus berlanjut listrik