Pilkades Tapin 2026: DPRD Ajak Calon Kepala Desa Bertarung dengan Visi dan Program

Rasidi Fadli • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 14:57 WIB
ADU GAGASAN: Para calon kepala desa yang ikut Pilkades, diharapkan adu gagasan.
Foto Adan 
ADU GAGASAN: Para calon kepala desa yang ikut Pilkades, diharapkan adu gagasan. Foto Adan 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Ketua DPRD Kabupaten Tapin, Achmad Riduan Syah, mengingatkan seluruh calon kepala desa agar mengedepankan adu gagasan dan program kerja selama pelaksanaan Pilkades serentak 2026.

Menurutnya, kemenangan dalam pesta demokrasi desa harus diraih melalui kompetisi yang sehat, bukan dengan cara-cara yang memecah belah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Achmad Riduan Syah di hadapan 130 calon kepala desa dari 39 desa dan 4 kepala calon kepala desa pengganti antar waktu pada 2 desa yang mengikuti deklarasi damai menjelang Pilkades serentak di Pendopo Galuh Bastari, Rabu (22/7/2026).

Ia menegaskan DPRD Tapin memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pilkades yang demokratis, transparan, aman, dan berintegritas agar mampu melahirkan kepala desa yang benar-benar mendapat kepercayaan masyarakat.

"Kami berharap seluruh tahapan Pilkades berjalan lancar sehingga menghasilkan kepala desa yang mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.

Menurut ketua dewan, Pilkades merupakan bentuk demokrasi yang paling dekat dengan masyarakat karena menentukan langsung sosok yang akan memimpin pembangunan dan pelayanan di desa.

Karena itu, ia meminta seluruh calon kepala desa menjadikan deklarasi damai sebagai komitmen moral yang harus diwujudkan hingga seluruh tahapan Pilkades selesai.

"Jangan hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Jadikan deklarasi damai ini sebagai komitmen bersama untuk menjaga persatuan, menghormati perbedaan pilihan, mengedepankan etika politik, serta menaati seluruh ketentuan yang berlaku," katanya.

Ia juga mengajak seluruh peserta Pilkades memanfaatkan masa kampanye untuk menawarkan visi, misi, serta program kerja terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan informasi mengenai gagasan para calon sehingga dapat menentukan pilihan secara rasional.

"Berkompetisilah secara sehat dengan menawarkan gagasan, visi, misi, dan program kerja terbaik demi kemajuan desa. Siapa pun yang nantinya dipercaya masyarakat harus menjadi pemimpin bagi seluruh warga desa, bukan hanya bagi pendukungnya," tegasnya.

Tak hanya kepada para calon, Ketua DPRD juga mengingatkan seluruh pendukung dan simpatisan agar ikut menjaga suasana tetap kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung.

Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik maupun mengganggu keamanan dan ketertiban di desa.

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Tapin juga telah menggelar rapat dengar pendapat bersama pemerintah daerah, panitia Pilkades, aparat keamanan, dan para camat untuk memastikan seluruh persiapan Pilkades serentak 2026 berjalan sesuai ketentuan.

Editor : Arif Subekti
kelapa desa adu gagasan rapat dengar pendapat DPRD Tapin