Simpang Teletubbies Amuntai Jadi Langganan Macet, Ini Upaya Dishub HSU

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 15:04 WIB
Kepadatan kendaraan terjadi di Simpang Teletubbies Amuntai pada jam sibuk. Warga mengusulkan pemasangan lampu lalu lintas, sementara Dishub HSU masih mengkaji dampaknya terhadap arus kendaraan. (M.Akbar/Radar Banjarmasin)
Kepadatan kendaraan terjadi di Simpang Teletubbies Amuntai pada jam sibuk. Warga mengusulkan pemasangan lampu lalu lintas, sementara Dishub HSU masih mengkaji dampaknya terhadap arus kendaraan. (M.Akbar/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Amuntai – Simpang empat Jalan Saberan Effendi, Jalan Empu Jatmika, Jalan Negara Dipa, dan arah Sungai Malang atau yang lebih dikenal warga sebagai Simpang Teletubbies tengah jadi sorotan. 

Titik tersebut dinilai rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Terutama pada jam berangkat sekolah, masuk kerja, hingga sore hari saat masyarakat pulang beraktivitas.

Arus kendaraan yang terus meningkat membuat persimpangan itu kerap dipadati sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk bertonase besar. Kondisi tersebut sering memicu antrean panjang karena seluruh kendaraan harus berbagi ruang di persimpangan tanpa lampu pengatur lalu lintas.

Warga pun berharap Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara melalui Dinas Perhubungan segera memasang traffic light untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

"Seharusnya sudah ada lampu merah karena ini simpang utama dan sangat ramai. Selain macet, kecelakaan juga sering terjadi. Kami berharap usulan ini bisa direalisasikan," ujar Rian, warga Sungai Malang, Selasa (21/7).

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan HSU M. Arifil mengatakan pemasangan traffic light masih dalam tahap kajian dan belum dapat diputuskan.

Menurutnya, terdapat sejumlah pertimbangan teknis yang harus diperhitungkan sebelum lampu lalu lintas dipasang.

"Saat ini kepadatan kendaraan lebih dominan dari Jalan Saberan Effendi menuju Empu Jatmika yang menjadi akses ke Jalan H. Fachruddin atau Bypass Amuntai. Arus kendaraan tidak merata di keempat ruas jalan. Kalau dipasang lampu merah justru dikhawatirkan memunculkan titik kemacetan baru," katanya.

Selain pola arus lalu lintas, Dishub juga mempertimbangkan kebutuhan pembebasan lahan apabila pembangunan traffic light beserta fasilitas pendukungnya memerlukan pelebaran jalan.

"Kami juga sudah melakukan survei bersama Satlantas Polres HSU. Banyak hal yang harus dikaji, termasuk pembebasan lahan dan pengaturan lalu lintas nantinya. Jadi sampai sekarang belum ada keputusan," jelasnya.

Sebagai langkah sementara, Dishub bersama Satlantas Polres HSU menempatkan personel untuk mengatur arus kendaraan pada jam-jam sibuk guna mengurangi antrean dan meminimalkan risiko kecelakaan.

Sementara itu, Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih mengutamakan keselamatan dan saling menghormati saat melintas di Simpang Teletubbies.

Ia meminta pengendara tidak memaksakan diri mendahului atau memotong jalur kendaraan lain karena tindakan tersebut berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

"Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersabar dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama," tegasnya.

Editor : M Oscar Fraby
Teletubbies dishub Amuntai