Tiga Pemuda Tala Bawa Inovasi ke Ajang Pepelingasih Kalsel 2026

Norsalim Yahya • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 15:37 WIB
SIAP : Tiga pemuda Tala foto bersama dengan Wakil Bupati Tala sebelum mengikuti lomba Pepelingasih tingkat Provinsi Kalsel. (Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)
SIAP : Tiga pemuda Tala foto bersama dengan Wakil Bupati Tala sebelum mengikuti lomba Pepelingasih tingkat Provinsi Kalsel. (Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelaihari - Tiga pemuda asal Kabupaten Tanah Laut (Tala) siap unjuk kemampuan di ajang Pepelingasih Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026 yang akan digelar di Banjarmasin pada 27-29 Juli mendatang.

Ketiganya adalah Atma Cahyani Fairuz, Wuwuh Lintang Ratna Dewantara, dan Zaskyyah Salsabila. Mereka terpilih sebagai wakil Tala berkat inovasi yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menjelang keberangkatan, ketiga pemuda ini mendapat dukungan langsung dari Wakil Bupati Tala, H Muhammad Zazuli. Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya generasi muda inovatif dan berprestasi.

Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Tala, M Hadiat Wicaksono, mengatakan masing-masing peserta membawa gagasan berbeda yang berfokus pada solusi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Atma mengangkat budidaya maggot, Lintang dengan pengembangan ekoenzim, dan Kia membawa gerakan zero waste di lingkungan satuan pendidikan,” ujar Hadiat, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, ketiga pemuda tersebut tidak hanya unggul dalam ide, tetapi juga telah melalui proses pembinaan intensif. Mereka rutin berlatih di Gedung Dispora dan Gedung Pemuda, mulai dari pendalaman materi hingga teknik presentasi.

“Kami latih bagaimana mereka menyampaikan inovasi secara jelas dan meyakinkan di hadapan dewan juri,” katanya.

Selain itu, kemampuan public speaking juga menjadi fokus pembinaan agar para peserta mampu tampil percaya diri dan sistematis saat penilaian berlangsung.

Ajang Pepelingasih sendiri memiliki tahapan seleksi yang ketat, mulai dari wawancara, penilaian makalah dan video inovasi, hingga presentasi langsung di depan dewan juri. Peserta yang lolos akan mengikuti pelatihan lanjutan sebelum memasuki penilaian akhir.

Hadiat mengakui persaingan di tingkat provinsi akan berlangsung ketat karena diikuti perwakilan terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalsel.

Meski demikian, Dispora Tala optimistis ketiga pemuda tersebut mampu mencatatkan prestasi lebih baik dibanding tahun sebelumnya yang berhasil menembus lima besar.

“Harapannya mereka bisa tampil maksimal dan membawa nama baik Tanah Laut di tingkat provinsi,” tutupnya. 

Editor : Sutrisno
Tanah Laut Pelaihari