Penantian Warga Berakhir, Jalan Birayang HST Mulai Diperbaiki

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 14:19 WIB
PERBAIKAN: Jalan Birayang-Wawai HST mulai diperbaiki oleh pemerintah daerah. (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin).
PERBAIKAN: Jalan Birayang-Wawai HST mulai diperbaiki oleh pemerintah daerah. (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin).

 RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BARABAI- Warga Desa Birayang akhirnya bisa bernapas lega. Setelah bertahun-tahun mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan berdebu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) mulai melakukan peningkatan ruas Jalan Birayang menuju Wawai, Kecamatan Batang Alai Selatan.

Pantauan di lapangan, pekerjaan sudah berlangsung. Alat berat dikerahkan untuk mengerok lapisan aspal lama, sementara pekerja melakukan penyemenan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan sebagai persiapan sebelum pengaspalan.

Salah seorang warga Birayang, Alif, mengatakan kerusakan jalan selama ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Saat musim kemarau, debu yang beterbangan akibat kendaraan, terutama truk bertonase besar, dinilai sangat mengganggu warga yang tinggal di sepanjang jalan.

"Kalau musim kemarau, debunya luar biasa ketika truk-truk lewat. Kondisi jalannya juga sudah rusak cukup parah, jadi memang sudah lama dinantikan untuk diperbaiki," ujarnya.

Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses penting yang setiap hari dilalui masyarakat maupun angkutan hasil pertanian. Karena itu, perbaikan jalan menjadi harapan yang telah lama dinantikan warga.

Ia mengaku bersyukur karena pemerintah akhirnya merealisasikan pembangunan ruas jalan tersebut. Namun, ia berharap pekerjaan dilakukan dengan baik sehingga kualitas jalan dapat bertahan lama.

"Kami bersyukur dan berterima kasih karena jalan ini akhirnya diperbaiki. Harapan kami pekerjaan ini benar-benar dilaksanakan dengan baik dan transparan," katanya.

Alif juga meminta pemerintah terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Hulu Sungai Tengah agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara merata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) HST, H. Syahidin, mengatakan penanganan jalan tahun ini dilakukan secara bertahap pada ruas Birayang hingga Batu Tangga dan Tandilang.

Ia menjelaskan pekerjaan dimulai sejak kontrak ditandatangani pada 22 Juni 2026 dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender. Proyek tersebut dibiayai APBD HST dengan nilai sekitar Rp12 miliar.

"Penanganannya meliputi pekerjaan aspal di beberapa titik, pekerjaan rigid beton di sejumlah lokasi, serta penanganan longsor jalan," jelas Syahidin.

Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen terus meningkatkan infrastruktur secara bertahap sebagai upaya pemerataan pembangunan dan mendukung aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Editor : Arif Subekti
pekerjaan sudah berlangsung alat berat dikerahkan lapisan aspal lama hulu sungai tengah