RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, RANTAU – Persaingan menuju Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Tapin semakin ketat. Tujuh bakal calon Kepala Desa Pulau Pinang, Kecamatan Binuang, harus mengikuti seleksi tambahan berupa tes tertulis untuk memperebutkan lima tiket sebagai Kepala Desa.
Seleksi yang digelar Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kabupaten Tapin di Aula Kantor Kecamatan Binuang, Jumat (17/7/2026), menjadi satu-satunya tahapan tambahan dalam Pilkades tahun ini.
Pasalnya, hanya Desa Pulau Pinang yang memiliki jumlah bakal calon Kepala Desa melebihi batas maksimal yang diatur dalam ketentuan, yakni lima orang.
Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Kabupaten Tapin, Tomy Yulian selaku Tim Panitia Pemilihan Kabupaten mengatakan seleksi tambahan merupakan amanat regulasi yang wajib dilaksanakan apabila jumlah bakal calon melampaui ketentuan.
"Tes tertulis ini menjadi salah satu instrumen penilaian yang dipadukan dengan kriteria lainnya sesuai peraturan. Dari hasil tersebut, akan disusun peringkat nilai, kemudian dua bakal calon dengan nilai terendah dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya," ujarnya, tuturnya, Sabtu (18/7/2026).
Tomy menjelaskan lima peserta dengan nilai terbaik akan ditetapkan sebagai calon Kepala Desa pada 22 Juli 2026 sebelum memasuki masa kampanye dan pemungutan suara.
Ia juga mengajak seluruh bakal calon Kepala Desa menjaga sportivitas dan menerima hasil seleksi dengan sikap dewasa.
"Semangat Pilkades adalah siap menang, siap kalah. Yang belum berkesempatan menjadi calon tetap, memiliki ruang untuk berkontribusi membangun desa. Membangun desa tidak hanya melalui jabatan Kepala Desa," katanya.
Sementara itu, Plt Camat Binuang, Aminah menerangkan pelaksanaan tes dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Binuang karena hanya satu desa yang menjalani seleksi tambahan.
Menurutnya, lokasi tersebut dinilai lebih efektif untuk memudahkan koordinasi panitia Kabupaten, Kecamatan, maupun Desa, sekaligus mempermudah pengawasan agar seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
"Kami berharap seleksi ini menghasilkan calon pemimpin desa yang memiliki kemampuan, integritas, serta visi yang mampu membawa Desa Pulau Pinang semakin maju," ucapnya.
Proses seleksi berlangsung dengan pengawasan ketat dari berbagai unsur. Personel Satintelkam Polres Tapin, Polsek Binuang, panitia pemilihan tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Desa, hingga tim penyusun soal dari Politeknik Syekh Salman Al Farisi turut hadir untuk memastikan pelaksanaan berjalan objektif, transparan, aman, tertib, dan lancar.
Editor : Fauzan Ridhani