RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memperketat pengawasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah.
Sebelumnya, sejumlah hotspot sempat terpantau di kawasan Desa Pinangkara dan Desa Mawar Sari dalam beberapa hari terakhir. Kedua wilayah tersebut menjadi perhatian karena didominasi lahan gambut yang sangat rentan terbakar saat musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD HSU H.Syamrani mengatakan, hingga saat ini pemantauan lapangan tetap difokuskan di dua desa tersebut sebagai langkah antisipasi.
"Hotspot sebelumnya terpantau di Pinangkara dan Mawar Sari. Hari ini berdasarkan data satelit sudah nihil, tetapi kami tetap meningkatkan intensitas pemantauan bersama TNI, Polri, dan Manggala Agni," ujarnya, Rabu (15/7).
Menurut Syamrani, karakteristik lahan gambut membuat kawasan tersebut mudah terbakar, baik akibat faktor alam maupun aktivitas manusia, seperti pembukaan lahan pertanian dengan cara membakar.
Karena itu, BPBD bersama instansi terkait terus melakukan patroli terpadu untuk memastikan tidak ada lagi potensi kebakaran yang dapat meluas. (mar/yy/ris)
Editor : Arief