Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pilkades Tapin 2026 Telan Anggaran Rp1,9 Miliar

Rasidi Fadli • Selasa, 14 Juli 2026 | 15:10 WIB
Pemerintah Kabupaten Tapin menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan Pilkades tahun 2026. (Rasidi Fadli/Radar Banjarmasin)
Pemerintah Kabupaten Tapin menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan Pilkades tahun 2026. (Rasidi Fadli/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar untuk mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang kedua tahun 2026.

Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai seluruh tahapan penyelenggaraan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan pemungutan suara.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tapin, Rahmadi, mengatakan pelaksanaan Pilkades membutuhkan dukungan anggaran yang cukup besar karena melibatkan banyak pihak serta berlangsung dalam beberapa tahapan.

"Memang dalam pelaksanaan Pilkades ini, karena melibatkan banyak orang, tentu ada biaya yang harus dikeluarkan. Mulai dari operasional, honor pelaksana, pelaksanaan kegiatan sampai pengamanan," ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, khusus anggaran yang dikelola untuk penyelenggaraan Pilkades tahun ini mencapai sekitar Rp1,9 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk membiayai operasional panitia, honor penyelenggara di berbagai tingkatan, kebutuhan administrasi, perlengkapan pelaksanaan, hingga tahapan pemungutan suara.

"Anggaran Rp1,9 miliar itu untuk seluruh honor, logistik dan pelaksanaan Pilkades," katanya.

Sementara itu, anggaran untuk pengamanan tidak masuk dalam pagu Dinas PMD karena dialokasikan secara tersendiri melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tapin.

Rahmadi menyebutkan, nilai anggaran pengamanan mencapai sekitar Rp750 juta.

"Untuk pengamanan memang dianggarkan tersendiri melalui Satpol PP, nilainya sekitar Rp750 juta," jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Pilkades bukan kegiatan yang dipersiapkan dalam waktu singkat. Berdasarkan ketentuan, seluruh tahapan telah dimulai enam bulan sebelum masa jabatan kepala desa berakhir.

Bahkan, dari sisi perencanaan anggaran, persiapan sudah dilakukan sejak satu tahun sebelumnya agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Proses Pilkades ini berjalan selama enam bulan sebelum berakhirnya masa jabatan kepala desa. Namun untuk persiapan, terutama penganggaran, sebenarnya sudah dimulai sejak setahun yang lalu," ungkap Rahmadi.

Menurutnya, perencanaan yang matang menjadi salah satu kunci agar seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan sesuai jadwal tanpa terkendala persoalan pendanaan.

Pemerintah Kabupaten Tapin berharap dukungan anggaran tersebut mampu menunjang pelaksanaan Pilkades yang aman, tertib, lancar, serta menghasilkan kepala desa yang dipilih secara demokratis oleh masyarakat di 39 desa yang mengikuti Pilkades serentak tahun 2026.

Editor : M Oscar Fraby
Tapin Kalsel pilkades