Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Punya Aset Nganggur Rp8 Triliun ! Pemkab Balangan Siap Sulap Jadi Sumber PAD

M Dirga • Selasa, 14 Juli 2026 | 12:27 WIB
POTENSI BESAR: Pemkab Balangan bersiap menggandeng investor dan lembaga terkait untuk mengelola aset daerah.
POTENSI BESAR: Pemkab Balangan bersiap menggandeng investor dan lembaga terkait untuk mengelola aset daerah.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan mulai menyusun langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah yang nilainya mencapai sekitar Rp8 triliun. Aset-aset yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal akan didorong menjadi sumber baru Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, mengatakan pemerintah daerah telah mengidentifikasi sejumlah aset yang berpotensi dikembangkan agar lebih produktif.

"Aset kita cukup banyak, sekitar Rp8 triliun. Ke depan, semua aset yang tidak digunakan akan kita dorong agar bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga," ujarnya.

LMAN dan Kemendagri Dilibatkan

Untuk memastikan kerja sama berjalan sesuai regulasi dan memberikan nilai ekonomi yang optimal, Pemkab Balangan akan melibatkan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) bersama Kementerian Dalam Negeri dalam penyusunan skema kerja sama dan penilaian aset.

Menurut Fakhriyanto, optimalisasi aset tidak hanya bertujuan meningkatkan PAD, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Intinya, aset kita harus menghasilkan PAD. Aset ini digunakan oleh investor, harapannya bisa menggerakkan ekonomi masyarakat dan menambah lapangan kerja," tegasnya.

Bekas Tambang hingga Hotel Baru Masuk Daftar Potensial

Saat ini, Pemkab Balangan telah memetakan sejumlah aset yang dinilai memiliki prospek untuk dikembangkan.

Salah satunya adalah penyusunan masterplan Balangan Park sebagai ruang publik baru. Selain itu, kawasan pascatambang di Haur Batu juga mulai dilirik untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata.

Pemerintah daerah berencana menjalin komunikasi dengan PT Adaro agar kawasan bekas tambang tersebut dapat dikelola bersama sebagai objek wisata baru.

"Ke depan, kita akan berkomunikasi dan harapannya bisa bekerja sama dengan Adaro agar wilayah pascatambang di Haur Batu dapat dikelola menjadi destinasi wisata," kata Fakhriyanto.

Tak hanya kawasan wisata, sejumlah aset berupa bangunan yang belum termanfaatkan juga akan ditawarkan kepada investor. Di antaranya Wisma Manyandar, Gedung Budaya, Kebun Raya, hingga bangunan hotel baru yang hingga kini belum difungsikan.

Melalui optimalisasi aset tersebut, Pemkab Balangan berharap aset daerah tidak lagi menjadi aset tidur, melainkan mampu menciptakan nilai ekonomi, meningkatkan PAD, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

Editor : Eddy Hardiyanto
pad aset Pemkab Balangan