RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BATULICIN – Sebanyak 450 pelajar dan mahasiswa mengikuti Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (PERMATA CAI) XVII Tahun 2026 yang digelar Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tanah Bumbu di Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, H Deny Haryanto.
Dalam sambutannya, Deny mengatakan PERMATA CAI menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda melalui penguatan akhlak, kepemimpinan, kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta tanggung jawab sebagai penerus bangsa.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang berkarakter dan berintegritas.
Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan perkemahan sebagai sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian, mencintai alam, serta membangun sikap keteladanan.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Tanah Bumbu, H Ridwan mengatakan PERMATA CAI merupakan program pembinaan rutin yang telah diselenggarakan selama 17 tahun.
Ia menyebut pembukaan PERMATA CAI tingkat nasional dilakukan Wakil Presiden RI di Pondok Pesantren Gadingmangu, Jombang, pada 29 Juni 2026. Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Tanah Bumbu mengirimkan tiga peserta terbaik untuk mengikuti kegiatan nasional.
Menurut Ridwan, peserta PERMATA CAI XVII berasal dari jenjang SMP, SMA, hingga mahasiswa dari seluruh Kabupaten Tanah Bumbu.
Selain kegiatan kepramukaan, peserta juga menerima berbagai materi, di antaranya Wawasan Kebangsaan yang disampaikan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tanah Bumbu. Materi tersebut meliputi cinta Tanah Air, penguatan karakter berlandaskan Pancasila, serta pentingnya menjaga persatuan Indonesia.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kepala Desa Gunung Besar, beserta perangkat desa, Kabag Kesra Setda Tanah Bumbu, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.
Editor : Fauzan Ridhani