RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - PT PLN (Persero) memastikan kondisi Sistem Interkoneksi Kalimantan kini telah berangsur normal 100 persen.
Hal ini menyusul rampungnya proses perbaikan pada unit pembangkit yang sempat mengalami gangguan teknis beberapa waktu lalu.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono mengungkapkan, proses pemulihan (recovery) sistem kelistrikan telah berjalan sesuai dengan tahapan yang direncanakan. Imbasnya, pasokan tenaga listrik ke rumah pelanggan kini jauh lebih stabil.
"Dengan membaiknya kondisi sistem, kebijakan pengaturan beban yang sebelumnya sempat diberlakukan secara terbatas, kini resmi dihentikan. Sistem kelistrikan di Kalselteng sudah kembali beroperasi secara normal," ujar Iwan dalam keterangan resminya, Sabtu (11/7).
Meskipun pasokan listrik sudah pulih, PLN menegaskan tidak akan lengah. Pasukan teknis tetap bersiaga penuh melakukan pemantauan intensif di lapangan. Langkah optimalisasi pada unit pembangkit terus digeber guna memperkuat keandalan Sistem Interkoneksi Kalimantan jangka panjang.
"Komitmen kami adalah memastikan kontinuitas pasokan listrik tetap aman. Kami terus memperkuat penguatan sistem, optimalisasi operasional, serta kesiapsiagaan personel agar kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha terpenuhi secara andal, aman, dan berkelanjutan," tambah Iwan.
Di sisi lain, PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap proaktif. Jika masih ada pelanggan yang mengalami kendala kelistrikan di wilayahnya secara kasuistis, mereka diminta segera melapor. Laporan bisa dikirimkan melalui fitur pengaduan di aplikasi PLN Mobile agar petugas di lapangan bisa langsung melakukan penanganan cepat.
Pihak PLN pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas pengertian, dukungan, serta kerja sama dari seluruh pelanggan, pemerintah daerah, stakeholder, media massa, hingga masyarakat luas selama proses pemulihan sistem berlangsung.
Editor : Arif Subekti