RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menyiapkan anggaran Rp55 miliar pada 2027 untuk melanjutkan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT).
Infrastruktur ini dinilai penting untuk memperlancar aktivitas pertanian sekaligus mendorong peningkatan produksi pangan di daerah.
Bupati HSS H. Syafrudin Noor mengatakan, pembangunan pertanian tidak bisa hanya mengandalkan peningkatan hasil panen. Petani juga membutuhkan akses jalan yang memadai, alat pertanian modern, hingga kemudahan memperoleh modal usaha.
"Kalau ingin pertanian maju, yang dibangun bukan hanya lahannya. Jalan usaha tani harus ada, alat pertanian harus tersedia, SDM juga harus disiapkan. Semua itu saling mendukung agar petani bisa bekerja lebih mudah dan hasilnya meningkat," katanya, Minggu (12/7/2026).
Selain mengalokasikan anggaran untuk JUT, HSS juga mendapat bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) terbanyak di Kalimantan Selatan. Bantuan itu terdiri dari 24 unit combine harvester dan drone pertanian yang akan dimanfaatkan untuk mempercepat pengolahan lahan.
Menurut Syafrudin, penggunaan teknologi menjadi salah satu langkah agar pertanian di HSS semakin maju dan efisien.
"Teknologi harus mulai dimanfaatkan. Dengan alsintan dan drone, pekerjaan petani lebih cepat, biaya bisa ditekan, dan produktivitas diharapkan terus meningkat," ujarnya.
Supaya bantuan tersebut tetap bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang, pemerintah daerah juga membangun bengkel alsintan sebagai tempat perawatan berbagai mesin pertanian.
Tak hanya itu, Pemkab HSS juga mulai menyiapkan regenerasi petani dengan membuka Jurusan Agribisnis di SMK Pertanian. Program tersebut disertai pembebasan biaya SPP dan bantuan seragam sekolah agar semakin banyak generasi muda tertarik terjun ke sektor pertanian.
Di sektor permodalan, pemerintah daerah juga mendorong petani memanfaatkan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) gratis. Sertifikat tanah yang dimiliki nantinya bisa digunakan untuk mengakses pinjaman berbunga nol persen yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Ia berharap berbagai program tersebut dapat saling mendukung sehingga sektor pertanian di HSS semakin berkembang, produktivitas petani meningkat, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat.
Editor : Sutrisno