RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Musim liburan sekolah menjadi momentum emas bagi pelaku usaha transportasi lokal di Kabupaten Balangan. Salah satunya penyedia jasa sewa bus Tayo yang kini tengah menikmati lonjakan permintaan dari masyarakat.
Kendaraan hasil modifikasi kreatif tersebut menjadi pilihan warga untuk berbagai kegiatan, mulai dari wisata keluarga, ziarah, pengajian, hingga menghadiri acara pernikahan dan syukuran.
Tingginya minat masyarakat membuat jadwal keberangkatan bus Tayo hampir penuh selama satu bulan. Bahkan, sebagian pelanggan harus melakukan pemesanan jauh hari agar mendapatkan jadwal yang diinginkan.
Pemilik usaha penyewaan bus Tayo di Balangan, Saiful, mengungkapkan peningkatan permintaan terjadi cukup signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
"Alhamdulillah, jadwal hampir penuh selama sebulan ini. Banyak pelanggan yang sudah memesan dari jauh-jauh hari sebelumnya supaya tidak kehabisan jadwal keberangkatan," ujar Saiful, Minggu (12/7).
Jadi Pilihan Rombongan karena Hemat dan Praktis
Menurut Saiful, bus Tayo diminati karena mampu membawa banyak penumpang dalam satu perjalanan. Hal itu membuat masyarakat merasa lebih hemat dibandingkan harus menggunakan beberapa kendaraan pribadi secara terpisah.
Selain kapasitas angkut yang besar, tampilan bus yang unik juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak. Bentuknya yang menyerupai karakter bus dalam serial animasi membuat kendaraan ini memiliki penggemar tersendiri.
"Biasanya yang menyewa untuk rombongan keluarga, pengajian, ziarah, atau acara bersama. Mereka memilih bus Tayo karena lebih nyaman dan bisa pergi ramai-ramai," jelasnya.
Dirakit dari Kendaraan Bekas, Disulap Jadi Angkutan Favorit
Di balik tampilannya yang menarik, bus Tayo ternyata berasal dari hasil modifikasi kendaraan bekas. Saiful menyebut, beberapa armada yang digunakan dirakit dari kendaraan seperti Isuzu Panther, Toyota Kijang, dan jenis mobil keluarga lainnya.
Mesin serta bagian utama kendaraan dipertahankan, kemudian dimodifikasi menjadi angkutan terbuka dengan desain yang lebih menarik dan mampu menampung banyak penumpang.
Kreativitas tersebut membuat kendaraan yang sebelumnya bernilai ekonomis rendah berubah menjadi usaha yang menjanjikan.
Libur Sekolah Jadi Ladang Rezeki
Bagi Saiful, tren penyewaan bus Tayo menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan. Lonjakan permintaan saat musim liburan sekolah memberikan dampak positif terhadap pendapatan usaha.
Ia menyebut, dalam periode ramai seperti liburan sekolah, omzet penyewaan bus Tayo miliknya mampu mencapai puluhan juta rupiah dalam satu bulan.
"Semoga minat masyarakat terhadap transportasi lokal unik seperti ini terus bertahan. Selain menjadi hiburan, usaha ini juga membuka peluang ekonomi bagi kami," pungkasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto