RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BATULICIN – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) bersama Tim Auditor Kantor Akuntan Publik (KAP), Project Management Unit (PMU) FOLU NC II & III, dan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) melaksanakan kunjungan lapangan ke Kelompok Tani Hutan (KTH) Maju Bersama binaan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kusan.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Sungai Cuka, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (PDASRHL) Dishut Kalsel, Ir Alip Winarto S Hut M Si. Pada kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan tanaman Program FOLU NC II & III sebagai bagian dari proses verifikasi pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Dalam kegiatan ini, tim melakukan pengecekan terhadap tanaman Program FOLU NC II & III yang telah ditanam di areal seluas 120 hektare. Beragam jenis tanaman hasil hutan bukan kayu (HHBK) dan tanaman bernilai ekonomi, seperti ketapang kencana, karet, mangga, kelapa, lengkeng, dan durian, telah memasuki tahap P1 serta menunjukkan perkembangan yang baik. Kondisi lahan yang berpasir dan adanya spot yang tergenang sementara menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Dengan pemeliharaan yang intensif dan pemilihan jenis yang tepat diharapkan tanaman tumbuh optimal. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis melalui peningkatan tutupan lahan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Kadishut Kalsel, Fathimatuzzahra S Hut MP melalui Kepala Bidang PDASRHL Dishut Kalsel mengatakan bahwa verifikasi lapangan merupakan tahapan penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan.
“Kegiatan verifikasi ini merupakan bagian penting dalam memastikan bahwa pelaksanaan Program FOLU Net Sink 2030 di Kalimantan Selatan berjalan sesuai dengan perencanaan, baik dari aspek teknis maupun administrasi. Kami berharap hasil audit ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program, sehingga manfaat rehabilitasi hutan dan lahan tidak hanya dirasakan dari sisi ekologis, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan tanaman bernilai ekonomi,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Dishut Kalsel menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program FOLU Net Sink 2030 secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran sebagai upaya rehabilitasi hutan dan lahan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Editor : Fauzan Ridhani