Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

RS Bhayangkara dr Yusuf Wibandoko di Banjarbaru Mulai Beroperasi, Punya Lima Lantai dan 100 Kamar

Sheilla Farazela • Jumat, 10 Juli 2026 | 14:37 WIB
BEROPERASI: Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) resmi mengoperasikan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara dr Yusuf Wibandoko. (Humas Polda Kalsel untuk Radar Banjarmasin)
BEROPERASI: Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) resmi mengoperasikan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara dr Yusuf Wibandoko. (Humas Polda Kalsel untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) resmi mengoperasikan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara dr Yusuf Wibandoko yang berlokasi di Jalan A Yani Km 35, Guntung Paikat, Kota Banjarbaru, pada Jumat (10/7).

Kehadiran rumah sakit setinggi lima lantai ini diharapkan mampu mempercepat sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi anggota Polri maupun masyarakat umum di wilayah Kalsel.

Fasilitas kesehatan baru ini diresmikan langsung oleh Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Mabes Polri, Irjen Pol dr Asep Hendradiana, didampingi Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan.

Irjen Pol dr Asep Hendradiana menyampaikan bahwa RS Bhayangkara dr Yusuf Wibandoko Banjarbaru nantinya akan terintegrasi secara penuh dengan RS Bhayangkara Banjarmasin yang sudah lebih dulu eksis. 

Berbagai alat penunjang medis di rumah sakit baru ini akan dilengkapi secara bertahap untuk memaksimalkan pelayanan.

Selain melayani pengobatan umum, Asep menegaskan bahwa RS Bhayangkara memiliki peran krusial dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di lapangan.

 "Salah satu hal yang juga menjadi atensi, Rumah Sakit Bhayangkara berperan dalam kegiatan khususnya untuk operasi kepolisian. Misalnya untuk kegiatan visum dan mendukung kegiatan scientific investigation (investigasi ilmiah)," ujar Asep usai peresmian.

RS Bhayangkara Banjarbaru ini ditunjang dengan kapasitas 100 kamar tidur. 

Layanan medisnya dipastikan terbuka lebar bagi masyarakat luas, termasuk memfasilitasi pasien pengguna BPJS Kesehatan. Untuk memenuhi kebutuhan operasional, pihak Polri akan menyiagakan dokter spesialis, dokter umum, hingga tenaga medis profesional.

"Tenaga medisnya berasal dari anggota Polri, ASN, termasuk SDM kesehatan lainnya yang ada di wilayah Kalsel," imbuh jenderal bintang dua tersebut.

Di tempat yang sama, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan menambahkan bahwa pembangunan rumah sakit di pusat Kota Banjarbaru ini merupakan wujud nyata instruksi Kapolri untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Saat ini, Polda Kalsel tengah mengusulkan agar RS Bhayangkara Banjarbaru bisa mandiri secara struktural.

 "Kalau yang di Banjarmasin tetap berjalan, di sini juga berjalan. Kita usulkan ini menjadi satker (satuan kerja) tersendiri dan saat ini masih dalam proses di Mabes Polri," jelas Rosyanto.

Ada yang unik dari penampakan RS Bhayangkara dr Yusuf Wibandoko.

Meski berdiri megah dengan gedung baru lima lantai, Polda Kalsel tetap mempertahankan bangunan berarsitektur jengki pada bagian fasad depan.

Kapolda Kalsel mengungkapkan, bangunan lawas tersebut sengaja dijaga kelestariannya karena telah masuk dalam kategori cagar budaya. Bangunan ini disebut-sebut sebagai satu-satunya arsitektur jengki yang masih bertahan di Kalimantan Selatan.

"Bangunan (cagar budaya) itu ke depan mungkin bisa dijadikan sarana komersial untuk pendukung operasional dari rumah sakit," pungkasnya.

Editor : Sutrisno
#banjarbaru #polda kalsel