Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

ULM Buka Prodi Kedokteran Hewan, Putra-Putri Banua Tak Perlu Keluar Daerah

Nurhidayat • Jumat, 10 Juli 2026 | 11:09 WIB
BARU: Gedung Prodi Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarmasin.
BARU: Gedung Prodi Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarmasin.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Kabar baik bagi dunia pendidikan dan sektor peternakan Kalimantan Selatan. Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi membuka Program Studi Kedokteran Hewan Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Hewan Program Profesi.

Perizinan pembukaan kedua program studi tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 682/B/O/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 7 Juli 2026.

Dengan hadirnya program studi ini, masyarakat Kalimantan Selatan yang bercita-cita menjadi dokter hewan kini memiliki pilihan pendidikan di daerah sendiri tanpa harus menempuh studi ke luar pulau.

Rektor ULM Prof Dr Ahmad Alim Bachri SE MSi menyambut positif terbitnya izin tersebut. Menurutnya, kehadiran Prodi Kedokteran Hewan menjadi bagian dari komitmen ULM dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.

"Kedokteran Hewan ULM hadir untuk mendukung pembangunan Banua dan kawasan regional Kalimantan, khususnya di bidang kesehatan hewan. Ini adalah wujud nyata kehadiran ULM menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Prof Ahmad.

Ia menjelaskan, Kalimantan Selatan memiliki posisi strategis sebagai jalur distribusi hewan ternak antarwilayah di Indonesia. Kondisi tersebut membutuhkan ketersediaan tenaga dokter hewan yang profesional untuk menjaga kesehatan hewan, mencegah penyebaran penyakit zoonosis, serta mendukung keamanan pangan asal hewan.

Selain itu, potensi peternakan khas lahan basah seperti kerbau rawa dan itik alabio juga membutuhkan dukungan riset serta layanan kesehatan hewan yang berkelanjutan.

"Keberadaan pendidikan kedokteran hewan di ULM akan menjadi motor penggerak riset, inovasi, dan layanan kesehatan hewan untuk kawasan regional Kalimantan," tambahnya.

Pembukaan Prodi Kedokteran Hewan ULM telah melalui berbagai tahapan persiapan di bawah koordinasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) ULM. Persiapan tersebut meliputi lokakarya pendirian program studi hingga kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Karantina Indonesia dan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan.

Ke depan, ULM menargetkan Prodi Kedokteran Hewan dapat segera menerima mahasiswa baru dan berkembang menjadi pusat pendidikan, penelitian, serta pengabdian masyarakat di bidang kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, dan konservasi satwa khas lahan basah.

Langkah ini sekaligus memperkuat visi ULM sebagai perguruan tinggi unggulan yang berdaya saing dengan kekhasan pada bidang lingkungan lahan basah.

Editor : Nurhidayat
#hewan #banjarmasin #ULM Banjarmasin #ULM #kedokteran